NASIONAL
Eddy Soeparno: Sidang Tahunan MPR 2026 Tanpa Baju Adat
AKTUALITAS.ID – Sidang Tahunan MPR RI 2026 bakal menghadirkan sejumlah perubahan. Seluruh presiden dan wakil presiden terdahulu dipastikan masuk daftar undangan, sementara tradisi mengenakan baju adat tidak diberlakukan pada sidang tahun ini.
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mengatakan undangan kepada para presiden dan wakil presiden terdahulu akan dikirimkan paling lambat pekan depan.
Meski demikian, pimpinan MPR belum dapat memastikan siapa saja yang akan hadir karena undangan belum secara resmi dikirimkan.
“Karena belum mengirimkan undangan, tentu kita masih belum tahu (konfirmasi kehadiran), tetapi semuanya akan diundang, gitu. Seperti yang kita lakukan juga di tahun-tahun yang lalu,” kata Eddy kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Salah satu hal yang berbeda dalam Sidang Tahunan MPR 2026 adalah soal pakaian.
Jika dalam sejumlah pelaksanaan sebelumnya anggota parlemen mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah, tahun ini anggota MPR, DPR, dan DPD akan menggunakan pakaian sipil lengkap (PSL).
“Kita pakaian sipil lengkap, untuk laki-laki, untuk perempuan menyesuaikan,” ujar Eddy.
Keputusan tersebut membuat pelaksanaan sidang tahun ini tidak menggunakan nuansa busana adat seperti yang kerap terlihat dalam agenda kenegaraan tersebut.
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Pelaksanaan sidang juga dimajukan menjadi lebih pagi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Berdasarkan informasi Sekretariat Jenderal MPR, Sidang Tahunan MPR 2026 dijadwalkan dimulai pada pukul 08.30 WIB.
Menurut Eddy, perubahan waktu tersebut dilakukan agar rangkaian agenda tidak terlalu berdekatan dengan pelaksanaan salat Jumat.
“Kita tidak bisa melaksanakan itu di hari-hari sebelumnya karena memang batasannya kan tiga hari dari tanggal 17 maksimalnya. Jadi memang tanggal 14 itu yang paling ideal,” jelasnya.
Selain para presiden dan wakil presiden terdahulu, parlemen juga akan mengundang sejumlah tokoh bangsa dan kepala negara lain.
Namun, seluruh daftar kehadiran masih menunggu respons setelah undangan resmi dikirimkan.
Pimpinan parlemen juga berencana mendatangi sejumlah tokoh secara langsung untuk menyampaikan undangan sebagai bentuk penghormatan.
“Nanti pada saat kita sudah kirimkan tentu baru kita bisa dapatkan jawaban yang lebih definitif untuk kita sampaikan ke teman-teman,” kata Eddy.
Setelah Sidang Tahunan dan Sidang Bersama, agenda berikutnya terkait penyampaian nota keuangan dijadwalkan berlangsung pada pukul 13.30 WIB hingga 16.00 WIB.
Dengan pola waktu tersebut, rangkaian agenda kenegaraan diharapkan dapat diselesaikan lebih awal.
Pimpinan MPR menilai jadwal tersebut menjadi pilihan paling ideal agar pelaksanaan sidang tidak terlalu berhimpitan dengan waktu ibadah salat Jumat.
Meski secara umum agenda Sidang Tahunan MPR 2026 tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, perubahan pakaian, waktu pelaksanaan, serta kehadiran para tokoh bangsa menjadi perhatian dalam persiapan menuju sidang pada 14 Agustus mendatang. (Mun)
-
EKBIS08/08/2026 14:00 WIBEddy Soeparno Dorong BUMN Terus Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat
-
NASIONAL08/08/2026 17:00 WIBPolisi Bongkar 4 Modus Hoaks di Medsos
-
DUNIA08/08/2026 15:00 WIBTrump Ngamuk, Amunisi AS Disebut Menipis
-
POLITIK08/08/2026 16:00 WIBBawaslu Siapkan Armada Relawan Kawal Pemilu
-
DUNIA08/08/2026 18:00 WIBNetanyahu Pecat 2 Pejabat Mossad Usai Operasi Gagal
-
DUNIA09/08/2026 09:00 WIBKorea Selatan Dipanggang Gelombang Panas 37 Derajat
-
NASIONAL08/08/2026 19:00 WIBTruk Rem Blong Tewaskan Pengendara Motor di Bogor
-
NUSANTARA09/08/2026 07:00 WIBBromo Membara, Tiket Wisata Bisa Refund

















