Berita
Dalam Waktu Dekat, Arab Saudi Akan Mulai Kembali Umrah untuk Jemaah Lokal
Arab Saudi dilaporkan akan memulai kembali ibadah umrah dalam waktu dekat. Berdasarkan laporan kantor berita setempat, Saudi Gazette, umrah hanya diizinkan untuk jemaah domestik atau warga negara asing yang sudah berada di wilayah Kerajaan. Menurut sumber yang tidak mau disebutkan namanya, jemaah haji domestik akan diizinkan untuk menunaikan ibadah haji asalkan memenuhi syarat dan ketentuan […]
Arab Saudi dilaporkan akan memulai kembali ibadah umrah dalam waktu dekat. Berdasarkan laporan kantor berita setempat, Saudi Gazette, umrah hanya diizinkan untuk jemaah domestik atau warga negara asing yang sudah berada di wilayah Kerajaan.
Menurut sumber yang tidak mau disebutkan namanya, jemaah haji domestik akan diizinkan untuk menunaikan ibadah haji asalkan memenuhi syarat dan ketentuan tertentu.
Para jemaah wajib membawa sertifikat medis untuk menunjukkan bahwa mereka dinyatakan negatif virus corona. Pembukaan pintu umrah juga kata sang sumber akan dilakukan sejalan dengan langkah pencegahan dan protokol pencegahan virus corona.
Dalam waktu dekat Kementerian Haji dan Umrah Saudi akan mengumumkan syarat dan ketentuan umrah tersebut.
Sumber itu mengatakan bahwa akan ada aplikasi seluler yang menentukan tanggal dan waktu pelaksanaan ibadah haji oleh setiap jemaah. Sementara izin umrah akan dikeluarkan oleh otoritas terkait kepada mereka yang memenuhi syarat dan ketentuan.
Wakil Menteri Haji dan Umrah untuk Urusan Haji Hussein Al-Sharif mengaku kementerian sedang mengevaluasi pengalaman keberhasilan melaksanakan ibadah haji di tengah pandemi corona.
Dia mengatakan kementerian akan memanfaatkan pengalaman sukses itu dalam menerapkan langkah-langkah kesehatan dan peraturan ketat untuk musim umrah mendatang.
Sebelumnya Arab Saudi disebut akan mengumumkan rencana membuka izin pelaksanaan umrah secara bertahap. Kebijakan itu dilakukan setelah kerajaan mencabut sebagian penangguhan penerbangan internasional mulai Selasa (15/9).
Arab Saudi diketahui menangguhkan umrah sepanjang tahun sejak Maret demi mencegah penyebaran virus corona ke kota-kota paling suci umat Islam.
Saudi juga mengurangi jumlah jemaah yang diperbolehkan melakukan ibadah haji pada akhir Juli lalu.
Saat itu, hanya 10 ribu jemaah yang diperbolehkan melakukan ibadah haji tahunan. Padahal tahun lalu, 2,5 juta umat yang berpartisipasi dalam ziarah itu.
Sementara itu, pihak kerajaan juga akan mengakhiri semua pembatasan transportasi udara, darat dan laut untuk warga Saudi “setelah 1 Januari” tahun depan. Namun, pihak kementerian tidak memberikan tanggal pasti kapan pembatasan itu diangkat, seperti dikutip AFP.
-
NUSANTARA30/09/2026 07:30 WIBHIV/AIDS di Lebak Tembus 85 Orang
-
NASIONAL30/09/2026 18:30 WIBRegistrasi Ulang Penerima Bansos Diperluas, Pemerintah Targetkan 48 Juta Keluarga
-
JABODETABEK30/09/2026 06:30 WIBPolda Metro Jaya Buka SIM Keliling di 5 Titik Strategis
-
NUSANTARA30/09/2026 08:30 WIBKobaran Api Mengganas Dekati Pusat Latihan Gajah Way Kambas
-
RAGAM30/09/2026 13:30 WIBIlmuwan Jepang Sebut RI Simpan ‘Bom Waktu’ Megathrust
-
EKBIS30/09/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam 30 September 2026 Naik Lagi
-
NASIONAL30/09/2026 17:00 WIBBasarnas Tegaskan Pencarian 5 Jurnalis Belum Berhenti
-
POLITIK30/09/2026 07:00 WIBKejar Tayang, DPR Kebut RUU Pemilu Kelar Maret 2027

















