Berita
Jelang Sidang Pemakzulan, Trump Ditinggal Pengacara Sepekan
Sejumlah pengacara disebut menyatakan mengundurkan diri sebagai kuasa hukum mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sepekan sebelum sidang pemakzulan berlangsung di Senat. Mengutip beberapa sumber, CNN mengatakan setidaknya lima pengacara termasuk dua kuasa hukum utama mundur dari tim Trump setelah berselisih paham dengan politikus Republik itu soal strategi hukum menghadapi sidang pemakzulan. Para pengacara itu […]
Sejumlah pengacara disebut menyatakan mengundurkan diri sebagai kuasa hukum mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sepekan sebelum sidang pemakzulan berlangsung di Senat.
Mengutip beberapa sumber, CNN mengatakan setidaknya lima pengacara termasuk dua kuasa hukum utama mundur dari tim Trump setelah berselisih paham dengan politikus Republik itu soal strategi hukum menghadapi sidang pemakzulan.
Para pengacara itu termasuk Butch Bowers dan Deborah Barbier yang disebut akan memimpin tim kuasa hukum Trump dalam sidang pemakzulan.
Menurut CNN dan sejumlah media AS lainnya, keputusan kelima pengacara itu merupakan keputusan bersama.
“Kami telah melakukan banyak pekerjaan, tetapi belum membuat keputusan akhir tentang tim hukum kami yang harus diputuskan segera,” bunyi kicauan penasihat Trump, Jason Miller, melalui Twitternya menanggapi laporan CNN tersebut.
Dikutip AFP, Trump disebut ingin para pengacara itu tetap memperjuangkan klaimnya yang tidak berdasar terkait kecurangan pemilihan umum pada November lalu.
Sementara itu, para pengacara ingin Trump fokus mementahkan legalitas Senat untuk menghukum seorang mantan presiden.
Trump memang disebut tengah berupaya keras membentuk tim kuasa hukumnya menghadapi sidang pemakzulan setelah beberapa pengacara menolak mewakilinya.
Sampai hari ini, Senin (1/2), Trump telah mengumumkan dua pengacara barunya yang akan memimpin tim kuasa hukum dalam sidang pemakzulan.
Kedua pengacara itu merupakan David Schoen dan Bruce L Castor, Jr.
Sidang perdana pemakzulan Trump rencananya digelar pada pekan kedua Februari meski sebagian besar politikus Republik di Senat menentang persidangan yang dinilai mereka tak sah tersebut.
Partai Republik menganggap Senat tidak memiliki kewenangan menyidang Trump yang sekarang merupakan mantan presiden dan berstatus warga biasa.
-
EKBIS18/08/2026 10:30 WIBRupiah Melemah ke Rp17.840 per Dolar AS
-
POLITIK18/08/2026 11:00 WIBGeger Pengupas Bawang, Iwan Sumule: Ada yang Sengaja Menjerumuskan Presiden
-
RAGAM18/08/2026 11:15 WIBPolda Riau Bongkar Mata Rantai Emas PETI, Dua Orang Tersangka dan Rp972 Juta Disita
-
EKBIS18/08/2026 09:30 WIBUsai Libur HUT ke-81 RI, IHSG Tancap Gas Tembus Level 6.466
-
DUNIA18/08/2026 12:00 WIBHouthi Tembakkan Rudal Hipersonik ke Laut Merah
-
EKBIS18/08/2026 11:30 WIBEmas Antam Melejit ke Rp2,695 Juta/Gram
-
RAGAM18/08/2026 14:30 WIB18 Agustus Jadi Saksi Penentuan Nasib NKRI
-
NASIONAL18/08/2026 10:00 WIBKapolri Tegaskan Aceh Aman Usai Bendera Bulan Bintang

















