Sering Rugikan Konsumen, Respon Bukalapak dan JNE Tidak Memuaskan


Foto Twitter.

Bukalapak dan JNE kembali rugikan konsumen dengan pelayanan yang tidak memuaskan. Salah seorang konsumen bernama Sandoval mengalami kerugian akibat barang yang ia dipesan tak kunjung sampai ke tujuan.

Awal mula pada tanggal 4 September 2019, Sandoval melakukan pemesanan barang dari Batam melalui layanan Bukalapak dengan nomor transaksi Bukalapak #192379202255
dan menggunakan jasa ekspedisi JNE (REG) dengan nomor resi 150530176111419 dengan batas maksimal waktu pengiriman dua hari.

Bukalapak kemudian memberikan notifikasi pengiriman pada hari yang sama dan estimasi penerimaan barang pada tanggal 7 September 2019. Namun hingga tanggal 8 September, barang pesanan Sandoval tidak kunjung diterima olehnya.

“Harusnya estimasi barang datang itu dua hari. Tapi sampai saat ini belum juga sampai,” ungkap Sandoval,  Minggu (8/9/2019).

Merasa dirugikan, Sandoval segera melakukan komplain ke Bukalapak dan pelapak. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil memuaskan, Bukalapak menyarankan untuk komplain ke pihak JNE.

Ads Aktualitas

Melalui JNE Tracking, barang pesanan Sandoval dilaporkan sedang dalam proses pengiriman dan transit, padahal sudah melewati sehari dari batas maksimal proses penerimaan barang.

“Saya udah komplain ke custumer servicenya Bukalapak, namun dioper lagi ke JNE. Terus JNE cuma minta maaf. Engga tau deh proses lanjutannya gimana?, ” sesalnya.

Bukan kali ini saja Bukalapak maupun JNE memberikan pelayanan yang tidak memuaskan bagi Sandoval. Sebelumnya, ia pernah melakukan transaksi dengan menggunakan jasa ekspedisi JNE (YES) dengan batas maksimal proses penerimaan barang 1 hari. Namun, barang pesanan baru sampai lebih dari tiga hari.

Berdasarkan penelusuran tim aktualitas.id, pada hari minggu 8 September 2019, sudah terdapat hampir 30 keluhan konsumen Bukalapak maupun JNE di minggu pertama bulan ini. Beragam keluhan ini disampaikan oleh para konsumen melalui twitter dengan memberikan caption dan screenshot transaksi yang ingin dilaporkan. Namun hingga berita ini ditulis, tim belum dapat menghubungi pihak Bukalapak dan JNE untuk memastikan bagaimana tindak lanjut penanganan puluhan komplain para konsumen. [Muktasim Billah/Jun]

Ads Aktualitas