Berita
Anggota DPR Minta RS Beri Layanan Khusus Bagi yang Suspect Virus Corona
AKTUALITAS.ID – Anggota Komisi IX DPR, Kurniasih Mufidayati mengatakan, Rumah sakit (RS) diminta memberikan layanan khusus tanpa melalui prosedur Badan Penyelenggaa Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kepada masyarakat yang diduga terpapar virus Corona. Pasalnya, virus corona telah menelan korban tewas lebih dari 400 orang di China sejak penyebarannya di kota Wuhan , Provinsi Hubei pada 26 […]
AKTUALITAS.ID – Anggota Komisi IX DPR, Kurniasih Mufidayati mengatakan, Rumah sakit (RS) diminta memberikan layanan khusus tanpa melalui prosedur Badan Penyelenggaa Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kepada masyarakat yang diduga terpapar virus Corona.
Pasalnya, virus corona telah menelan korban tewas lebih dari 400 orang di China sejak penyebarannya di kota Wuhan , Provinsi Hubei pada 26 Januari lalu.
“Jangan pakai BPJS lah untuk suspect korban virus Corona. Layanan khusus itu sangat diperlukan mengingat pentingnya kecepatan dalam layanan medis terhadap mereka yang terkena gejala virus mematikan tersebut,” ungkap politisi PKS tersebut saat diskusi Dialektika dengan tema “Efek Domino Virus Corona” di DPR, Kamis, (6/1/2020).
Menurutya, layanan cepat tersebut merupakan bentuk kehadiran Negara dalam penanganan ancaman virus mengingat Indonesia berpotensi terdampak.
“Ini bentuk kehadiran Negara dalam melindungi warga negara,” ujarnya.
Selain itu, kata Mufida, layanan khusus ini juga mengkritisi kurangnya sosialisasi soal penyebaran virus mematikan tersebut. Padahal, ujarnya, banyak warga Indonesia di dalam maupun pekerja migran di luar negeri yang belum mendapatkan informasi mengenai virus tersebut dan bagaimana cara menghadapinya.
“Saya kira sosialisasi dari pemerintah (Depkes) yang masih kurang dan perlu ditingkatkan, termasuk bagaimana penggunaan masker dan apa yang harus dilakukan untuk mengatasi penyebaran virus tersebut,” tandasnya.
-
RIAU16/07/2026 12:30 WIBBupati Kasmarni Dukung RSUD Mandau Naik Kelas
-
EKBIS16/07/2026 11:30 WIBHarga Minyak Dunia Naik 4 Hari Beruntun
-
POLITIK16/07/2026 10:00 WIBGus Ipul Tegaskan Istana Tak Ikut Campur Muktamar NU
-
NASIONAL16/07/2026 07:30 WIBKebakaran Hutan Mojokerto Kian Mengkhawatirkan
-
POLITIK16/07/2026 14:00 WIBAria Bima: Kuota 30 Persen Perempuan Jadi PR Besar Parpol
-
NASIONAL16/07/2026 11:00 WIBMasa Tunggu Haji Dipangkas Jadi 26 Tahun
-
POLITIK16/07/2026 09:00 WIBKIPP Desak MK Evaluasi Putusan Pemisahan Pemilu
-
NASIONAL16/07/2026 13:00 WIBMenko Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Bukan Supermarket

















