Berita
Telegram Klaim Layanan Panggilan Video Grup Dijamin Aman
Aplikasi layanan pengiriman pesan Telegram mengumumkan bahwa mereka tengah mengembangkan layanan panggilan video grup yang akan diluncurkan pada akhir tahun ini. Mengutip The Verge, Telegram mengungkapkan rencana tersebut seraya mengumumkan pencapaian 400 juta pengguna aktif bulanan, dua kali lipat basis penggunanya dibanding dua tahun lalu. Telegram mengklaim bahwa layanan panggilan video grup milik mereka akan […]
Aplikasi layanan pengiriman pesan Telegram mengumumkan bahwa mereka tengah mengembangkan layanan panggilan video grup yang akan diluncurkan pada akhir tahun ini.
Mengutip The Verge, Telegram mengungkapkan rencana tersebut seraya mengumumkan pencapaian 400 juta pengguna aktif bulanan, dua kali lipat basis penggunanya dibanding dua tahun lalu.
Telegram mengklaim bahwa layanan panggilan video grup milik mereka akan menawarkan jaminan keamanan.
Sementara itu, menurut Telegram, 400 juta pengguna merupakan capaian dalam waktu setahun setelah mencapai 300 juta pengguna. Capaian tersebut juga berarti bahwa Telegram menggandakan basis penggunanya sejak 2018, ketika memiliki 200 juta pengguna aktif bulanan.
Telegram mengatakan telah melihat setidaknya 1,5 juta pengguna baru mendaftar untuk layanannya setiap hari, dan menjadi aplikasi media sosial yang paling banyak diunduh di lebih dari 20 negara.
Namun, basis pengguna Telegram masih jauh dibandingkan dengan WhatsApp, yang mencapai 2 miliar pengguna terhitung Februari 2020.
Bersamaan dengan pengumuman pengguna aktif bulanannya, Telegram juga merilis fitur baru. Pengguna kini dapat menambahkan cuplikan untuk kuis yang dibuat di Telegram.
Selain itu, ada 20.000 stiker baru tersedia di Telegram, dan mereka juga menambahkan fitur baru untuk pengguna perangkat berbasis macOS.
-
POLITIK13/10/2026 06:00 WIBPKS Belum Putuskan Prabowo 2029
-
JABODETABEK13/10/2026 05:30 WIBBMKG: Selasa Jakarta Berawan Seharian
-
POLITIK13/10/2026 11:00 WIBPAN Tegaskan Dukung Prabowo di Pilpres 2029, Cawapres Diserahkan ke Capres
-
EKBIS12/10/2026 20:00 WIBEkonom Sebut RUU Migas Berpotensi Amputasi Pertamina
-
POLITIK12/10/2026 19:00 WIBPKB: Prabowo Layak Pimpin Indonesia Dua Periode
-
POLITIK13/10/2026 13:00 WIBNasDem Kaji Aspirasi Daerah Sebelum Sikapi Polemik Ijazah Gibran
-
EKBIS13/10/2026 05:00 WIBRahasia Angin Sudah Dijelaskan Al-Qur’an 14 Abad Lalu
-
RAGAM13/10/2026 13:30 WIBIlmuwan Temukan Cara Membunuh HIV yang Bersembunyi

















