Berita
KeyBanc Prediksi Apple Kesulitan di Periode Q2 2020
Analis di KeyBanc memprediksi kuartal kedua (Q2) 2020 adalah periode tersulit bagi Apple Inc pada tahun ini karena penjualan gadget mereka yang tengah dalam tren menurun. Mengutip Phone Arena, penjualan iPhone turun 6,7 persen ke US$28,96 miliar pada laporan keuangan Januari-Maret 2020. KeyBanc memperkirakan penjualan iPhone merosot hingga 70 persen pada April secara year-on-year. Penjualan […]
Analis di KeyBanc memprediksi kuartal kedua (Q2) 2020 adalah periode tersulit bagi Apple Inc pada tahun ini karena penjualan gadget mereka yang tengah dalam tren menurun.
Mengutip Phone Arena, penjualan iPhone turun 6,7 persen ke US$28,96 miliar pada laporan keuangan Januari-Maret 2020. KeyBanc memperkirakan penjualan iPhone merosot hingga 70 persen pada April secara year-on-year.
Penjualan pada April 2020 turun 56 persen dibandingkan Maret 2020. KeyBanc tidak menghitung penjualan di paruh kedua April karena pemerintah AS mengeluarkan stimulus pembayaran untuk warga yang terdampak pandemi virus corona.
Penjualan iPhone melalui metode dalam jaringan memang naik pada April dibandingkan Maret, namun KeyBanc berpendapat pembelian tersebut tidak menutup penjualan yang hilang karena toko-toko tutup.
Apple harus menutup sebagian besar dari total 458 toko di luar China karena pandemi virus corna (COVID-19).
Selain itu, masyarakat harus berpikir ulang untuk mengganti smartphone baru karena mereka mengalami kesulitan keuangan dan pemutusan hubungan kerja.
Sisi baiknya, penjualan layanan dari Apple justru membaik. Sejak 2015, saat penjualan iPhone berada di puncak, Apple mulai fokus ke unit yang sudah aktif dan mulai menawarkan konten berlangganan.
Perusahaan berbasis Cupertino itu antara lain memiliki Apple Music, Apple TV+, Apple News+, Apple Arcade, iCloud, App Store, Apple Care+, dan Apple Pay.
Para pengguna gawai Apple membeli konten berbayar, misalnya game, untuk mengisi waktu saat karantina. Firma analisis Sensor Tower mencatat pembelian di toko aplikasi App Store pada Q1 2020 mencapai US$2,1 miliar di perangkat iPad.
-
PAPUA TENGAH24/04/2026 06:00 WIBMeraba Misi Digitalisasi Dukcapil Mimika Menuju Integrasi Satu Data
-
NASIONAL24/04/2026 07:00 WIBKasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Kembalikan Rp8,4 M ke KPK
-
JABODETABEK24/04/2026 06:30 WIBJangan Lupa, Perpanjang SIM di Lokasi Ini
-
PAPUA TENGAH24/04/2026 12:00 WIBDansatgas Tinjau Progres Pembangunan TMMD di Kampung Keakwa
-
NASIONAL24/04/2026 09:30 WIB263 Narapidana Berisiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan
-
EKBIS24/04/2026 10:00 WIBBaru Terjadi Sepanjang Sejarah, Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton
-
RAGAM24/04/2026 11:00 WIBHati-hati! Obat Kumur Bisa Menyebabkan Hipertensi
-
OLAHRAGA24/04/2026 11:30 WIBJanice Tjen/Aldila Sutjiadi Melaju ke 16 Besar Madrid Open 2026

















