Berita
KNPI Minta Pemprov DKI Batalkan Aturan Wajib Sertifikat Vaksin
AKTUALITAS.ID – Komite Nasional Pemuda Indonesia menolak aturan wajib menunjukkan bukti vaksinasi COVID-19 atau sertifikat vaksin di Jakarta. Mereka meminta Pemprov DKI Jakarta membatalkan kebijakan tersebut. “Karena bagaimana dengan penyintas COVID seperti saya yang sementara tidak boleh vaksin dulu oleh dokter,” kata Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama. Haris menuturkan berdasarkan rekomendasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), waktu vaksin dibolehkan […]
AKTUALITAS.ID – Komite Nasional Pemuda Indonesia menolak aturan wajib menunjukkan bukti vaksinasi COVID-19 atau sertifikat vaksin di Jakarta. Mereka meminta Pemprov DKI Jakarta membatalkan kebijakan tersebut.
“Karena bagaimana dengan penyintas COVID seperti saya yang sementara tidak boleh vaksin dulu oleh dokter,” kata Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama.
Haris menuturkan berdasarkan rekomendasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), waktu vaksin dibolehkan tiga bulan setelah sembuh dari COVID-19.
“Penyintas COVID-19 jika sudah sembuh minimal tiga bulan, maka baru dibolehkan atau diberikan vaksin COVID-19. Masa kami harus menunggu tiga bulan untuk bisa kembali beraktivitas,” katanya.
Oleh karena itu, lanjut dia, Tim Hukum DPP KNPI akan menggugat ke pengadilan peraturan wajib vaksin atau menunjukkan sertifikat vaksin tersebut.
“Kami meminta peraturan wajib vaksin itu dibatalkan. Jika tidak kami akan gugat ke pengadilan,” tegas Haris.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerbitkan aturan yang mewajibkan sertifikat vaksin COVID-19 menjadi syarat aktivitas publik di sektor usaha di bawah naungan Dinas Pariwisata bahkan untuk masuk berkunjung ke gedung perkantoran.
Aturan tersebut tertuang dalam SK Kadisparekraf Nomor 495 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Level 4 pada Sektor Usaha Pariwisata. Salah satu aktivitas publik yang membutuhkan sertifikat vaksin adalah makan di restoran atau warteg.
-
Berita21/07/2026 20:50 WIBPekerja Pertamina Balongan Gelar Aksi Melawan ‘Sunat’ Upah akibat Pergantian Vendor
-
NASIONAL21/07/2026 16:00 WIBHotman dan Hilangnya Perkara Febrie dari Panggung Publik
-
RIAU22/07/2026 10:52 WIBDiikuti 15.080 Pelari, Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Ekonomi Daerah Rp58,9 Miliar
-
NASIONAL21/07/2026 20:30 WIBKPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar dalam OTT Korupsi Pemkab Lombok Barat
-
POLITIK22/07/2026 11:00 WIBSaan Tegaskan RUU Pemilu Tak Ganggu Agenda Pemilu
-
NASIONAL22/07/2026 07:00 WIBBaru Sebulan Menjabat, Kepala BGN Pilih Mundur
-
NASIONAL21/07/2026 17:00 WIBGERTAK: Presiden Prabowo Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum Kasus Febrie
-
JABODETABEK22/07/2026 05:30 WIBBMKG: Jakarta Didominasi Cuaca Berawan

















