Berita
PKS : Sebaiknya Jokowi Jangan Memuji Diri Sendiri
AKTUALITAS.ID – Presiden Joko Widodo mengungkap indeks kepercayaan publik terhadap pemerintah meningkat. Data yang dipegang Jokowi, berbeda dengan temuan sejumlah lembaga survei yang merekam tren penurunan kepuasan kinerja kepada pemerintah. Menanggapi hal ini, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menilai, sebaiknya Jokowi jangan memuji diri sendiri. Ia bilang, yang suka memuji diri sendiri secara psikologis […]
AKTUALITAS.ID – Presiden Joko Widodo mengungkap indeks kepercayaan publik terhadap pemerintah meningkat. Data yang dipegang Jokowi, berbeda dengan temuan sejumlah lembaga survei yang merekam tren penurunan kepuasan kinerja kepada pemerintah.
Menanggapi hal ini, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menilai, sebaiknya Jokowi jangan memuji diri sendiri. Ia bilang, yang suka memuji diri sendiri secara psikologis punya masalah kepercayaan diri.
“Paling enak jangan memuji diri sendiri. Bahkan kalau secara psikologis orang yang suka muji diri sendiri terkategori punya masalah kepercayaan diri,” ujar Mardani melalui pesan singkat, Senin (30/8/2021).
Mardani menuturkan, biarkan publik dan lembaga survei menilai kinerja pemerintah. Presiden dan para politisi sebaiknya bekerja saja.
“Biarkan publik atau lembaga survey yg menilai. Bagi politisi apalagi Presiden, cukup kerja ikhlas dan kerja cerdas dan kerja keras,” ujarnya.
Anggota DPR RI ini bilang, Pemilu akan membuktikan. Namun, untuk Presiden Jokowi di akhir masa jabatannya ini akan dikenang publik sebagai presiden yang sukses atau gagal.
“Nanti akan dibuktikan saat Pemilu. Kalau untuk Pak Jokowi karena akan mengakhiri pengabdian akan dikenang apakah presiden sukses atau presiden gagal,” ujarnya.
Diberitakan, publik disuguhkan berbagai pesan visual berisi kritik terhadap pemerintah. Disampaikan melalui mural di tembok jalanan. Pesan itu muncul di mana-mana. Namun, hilang seketika. Ada yang mengaitkan itu dengan turunnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
Namun Presiden Joko Widodo atau Jokowi menepis anggapan itu. Kepala Negara mengklaim indeks kepercayaan masyarakat kepada pemerintahannya justru meningkat hingga 115,6. Hal tersebut disampaikan Jokowi saat melakukan pertemuan bersama pimpinan partai koalisi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/8).
Presiden juga menyebut tingkat kepercayaan konsumen meningkat. Indeks perbaikan ekonomi membaik dari 108,7 menjadi 118,6. Lalu disusul kestabilan harga dari 97,6 meningkat 113,4. Namun, Jokowi tidak menyebutkan sumber data yang digunakan.
“Kalau kita lihat terakhir, kemarin baru melihat minggu terakhir indeks kepercayaan pemerintah itu juga naik. Dari 97,6 kemudian 115,6,” kata Jokowi dalam saluran Youtube Sekretariat Presiden yang baru diunggah Sabtu (28/8/2021).
Namun, angka indeks kepercayaan masyarakat yang disampaikan Jokowi, berbeda dengan temuan sejumlah lembaga survei.
-
POLITIK13/07/2026 17:17 WIBPengamat Mendukung Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi
-
POLITIK13/07/2026 16:23 WIBSatu Tahun Putusan MK, 30 Wamen Masih Betah di Kursi Komisaris BUMN
-
NUSANTARA13/07/2026 16:46 WIBLaporan Penipuan Ketua DPRD Prabumulih Berujung Damai, Pelapor Sebut Salah Paham
-
NASIONAL13/07/2026 19:30 WIBPrabowo Diminta Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke KPK
-
DUNIA13/07/2026 17:45 WIBAkibat Panas 41 Derajat, Prancis Matikan Reaktor Nuklir
-
RAGAM13/07/2026 19:00 WIBEuforia Koplove Fest Volume 4, Bejo Jahe Merah Manjakan Pengunjung dengan Berbagai Fasilitas
-
NASIONAL13/07/2026 17:00 WIBKasus Febrie Harus Independen dan Jangan Ada Intervensi Politik
-
POLITIK13/07/2026 18:00 WIBAbai Putusan MK, Para Wamen Eks Timses Prabowo-Gibran Tetap Komisaris BUMN

















