Berita
Seorang Ayah di Garut Tega Hamili Anak Tiri yang Masih SD
AKTUALITAS.ID – AW (53) seorang buruh serabutan di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (6/9) ditangkap aparat Kepolisian Sektor Banyuresmi resor Garut. Ia diduga melakukan aksi pencabulan terhadap anak tirinya yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). Kapolsek Banyuresmi, Kompol Supian BJ mengatakan bahwa AW ditangkap sekitar pukul 13.15 di rumahnya, di Desa […]
AKTUALITAS.ID – AW (53) seorang buruh serabutan di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (6/9) ditangkap aparat Kepolisian Sektor Banyuresmi resor Garut. Ia diduga melakukan aksi pencabulan terhadap anak tirinya yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).
Kapolsek Banyuresmi, Kompol Supian BJ mengatakan bahwa AW ditangkap sekitar pukul 13.15 di rumahnya, di Desa Karyamukti, Kecamatan Banyuresmi. AW ditangkap karena diduga telah melakukan perbuatan cabul terhadap anak tirinya.
“Awalnya, pada April kemarin bibi korban merasa curiga terhadap keponakannya yang tidak kunjung haid. Awalnya, bibi korban ini mengira keponakannya mengalami kelainan penyakit,” kata Kapolsek.
Setelah beberapa bulan tidak kunjung haid, jelas Kapolsek, pagi tadi bibi korban membawa korban ke Puskesmas setelah berdiskusi dengan tetangga. Bibi korban mencurigai bahwa keponakannya sedang mengandung.
“Selain tidak kunjung haid, bibi korban juga melihat perubahan bagian perut. Selain itu juga korban ternyata suka melamun dan menyendiri,” jelasnya.
Saat dibawa ke Puskesmas, sebut Kapolsek, pemeriksa menyatakan bahwa korban diketahui sedang hamil enam bulan. Kaget dengan kondisi tersebut, bibi korban pun mendesak korban untuk memberitahunya siapa yang telah menghamilinya.
“Saat itu korban menyebut bahwa yang menghamilinya adalah ayah tirinya yang berinisial AW,” sebut Kapolsek.
Mengetahui bahwa ayah tirinya yang telah menghamili korban, bibinya pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihaknya. “Kita langsung bergerak untuk mengamankan pelaku dari rumahnya. Pelaku langsung kita amankan tanpa perlawanan,” ungkapnya.
Setelah mengamankan pelaku, Kapolsek mengatakan bahwa pihaknya langsung melakukan pemeriksaan. Hasil dari pemeriksaan, pelaku AW mengakui perbuatannya melakukan pencabulan terhadap anak tirinya.
“Dalam pemeriksaan, pelaku AW mengaku sudah melakukan pencabulan sebanyak delapan kali terhadap anak tirinya. Setidaknya aksi pencabulan tersebut dilakukan sejak Maret 2021,” katanya.
Hingga saat ini, pihaknya masih menahan pelaku AW di ruang tahanan Polsek Banyuresmi. “Mungkin kasus ini akan kita limpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Garut untuk proses lebih lanjutnya,” tutup Kapolsek.
-
DUNIA12/07/2026 08:00 WIBIran: Kami Tak Pernah Memohon Negosiasi
-
NASIONAL12/07/2026 09:00 WIBSosok Kepercayaan Jokowi Kini Pimpin Jampidsus Sementara
-
EKBIS11/07/2026 23:00 WIBHadapi Musim Kemarau, Kementan Percepat Bantuan Pompa Air untuk Petani Subang
-
POLITIK12/07/2026 07:00 WIBDPR Bantah Kabar RUU Perampasan Aset Dicabut
-
RAGAM12/07/2026 12:30 WIB5 Sayuran yang Baik untuk Penderita Asam Urat
-
OASE12/07/2026 05:00 WIB10 Ayat Al-Qur’an Ini Bongkar Dahsyatnya Sholat yang Banyak Muslim Tak Sadari
-
DUNIA12/07/2026 12:00 WIBKrisis Dana? Israel Pangkas Pasukan Besar-besaran
-
POLITIK12/07/2026 13:00 WIBBagja: Informasi Intelijen Penting Cegah Kekacauan Pemilu

















