Berita
Aksi Balas Dendam, Korut Kirim Lebih dari 260 Balon Sampah dan Kotoran ke Korsel
AKTUALITAS.ID – Korea Utara telah mengirimkan lebih dari 260 balon yang membawa sampah dan kotoran ke Korea Selatan. Aksi ini dilakukan setelah negara komunis tersebut memperingatkan akan tindakan balas dendam terhadap selebaran anti-Pyongyang yang dikirim oleh para aktivis Korea Selatan. Tindakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan sangat mengancam keselamatan rakyat Korea Selatan.
Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) di Seoul menegaskan bahwa tindakan Korea Utara ini sangat tidak manusiawi dan vulgar. “Kami dengan tegas memperingatkan Korea Utara untuk segera menghentikan tindakannya yang tidak manusiawi dan vulgar,” ujar JCS, seperti dikutip dari kantor berita Yonhap, Kamis (30/5/2024).
Sejak Selasa (28/5/2024) malam, JCS telah mendeteksi sekitar 260 balon yang dikirim dari Korea Utara. Balon-balon tersebut jatuh di berbagai lokasi di seluruh Korea Selatan, termasuk daerah perbatasan, Seoul, serta bahkan di provinsi tenggara Gyeongsang Selatan. Kejadian kali ini merupakan jumlah terbesar pengiriman balon Korea Utara ke Korea Selatan, dibandingkan dengan kejadian serupa sebelumnya antara tahun 2016 dan 2018.
Balon-balon tersebut membawa berbagai macam sampah, seperti botol plastik, baterai, bagian sepatu, dan bahkan kotoran hewan. Namun, sejauh ini tidak ada kerusakan yang dilaporkan. Militer Korea Selatan telah mengerahkan personel dari tim respons kimia, biologi, radiologi, dan nuklir serta unit penjinak bom untuk mengumpulkan benda-benda tersebut dan menganalisisnya secara rinci.
Menurut otoritas regional, dugaan balon Korea Utara ditemukan dan dilaporkan di banyak wilayah Korea Selatan, termasuk wilayah selatan hingga wilayah tenggara Geochang, yang berjarak 218 kilometer selatan Seoul.
Seorang pemilik kebun anggur di Yeongcheon, sekitar 250 kilometer dari perbatasan, melapor ke polisi pada Rabu (29/5/2024) pagi bahwa dia mendengar suara dentuman dan menemukan tumpukan sampah plastik dan kotoran, yang telah merusak rumah kaca plastik di kebunnya.
Sebelumnya pada pagi hari, sebuah kantong plastik berisi kertas bekas dan botol plastik ditemukan tergantung di dua balon yang mengambang di sawah di Geochang. Polisi di wilayah Muju juga diberitahu tentang balon yang tersangkut di antara kabel tiang listrik dan membawa kantong plastik serupa.
Kantong plastik yang ditemukan di tempat lain dalam semalam dilaporkan berisi kotoran, baterai, potongan sepatu, dan sampah lainnya. Polisi Korea Selatan kini berusaha memastikan apakah materi tersebut memang dikirim oleh Korea Utara.
Pemerintah Korea Selatan berjanji akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi warganya dari ancaman yang ditimbulkan oleh tindakan Korea Utara ini. “Kami akan terus memantau situasi dan mengambil tindakan tegas untuk memastikan keselamatan rakyat kami,” ujar JCS. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
RIAU03/09/2026 17:00 WIBSatresnarkoba Polres dan Polsek Bengkalis Telusuri Sabu dari Homestay, 15 Paket Ditemukan Pemasok Masih Diburu
-
NASIONAL02/09/2026 21:28 WIBGus Ipul Sayangkan Cak Imin Kaitkan NU dengan PMII dan HMI
-
NUSANTARA02/09/2026 21:00 WIBGus Hilmy Dorong Orang Tua Anak Disabilitas Menulis untuk Lawan Stigma
-
NASIONAL03/09/2026 19:00 WIBKemenkop Bantah Anggaran Rp103 Miliar Khusus untuk Podcast
-
POLITIK03/09/2026 16:00 WIBNasib Gibran Tersisa 7 Hari, Denny Bersiap Tempuh Jalur MK
-
EKBIS02/09/2026 22:00 WIBEkspor CPO dan Produk Turunannya Naik 5,49 Persen hingga Juli 2026
-
NUSANTARA03/09/2026 14:29 WIBKejari Lubuklinggau Musnahkan Barang Bukti Inkrah, Ganja hingga Sajam
-
NASIONAL03/09/2026 18:10 WIBPraperadilan Ditolak, Febrie Adriansyah Siap Hadapi Pokok Perkara TPPU
















