DUNIA
Perang Gaza Memanas: Israel Tegaskan Tolak Gencatan Senjata dari Hamas
AKTUALITAS.ID – Kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, secara tegas menolak tawaran gencatan senjata dari Hamas. Israel menyatakan perang akan berlanjut sampai mereka berhasil mencapai semua tujuannya.
Syarat utama yang diajukan Israel adalah pembebasan semua tawanan yang ditahan di Gaza dan pelucutan senjata Hamas. Selain itu, Israel menuntut kendali penuh atas keamanan di Jalur Gaza dan pembentukan pemerintahan sipil baru.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengeluarkan peringatan keras kepada Hamas. Menurut laporan media, Katz mengatakan, Hamas hanya memiliki dua pilihan: menerima syarat Israel atau menghadapi kehancuran yang lebih parah di Kota Gaza.
Di tengah situasi ini, Kepala Staf Militer Israel, Eyal Zamir, mengunjungi Gaza, tempat operasi militer terus diintensifkan. Kunjungan ini berlangsung di tengah kabar ketegangan antara Zamir dan Netanyahu terkait rencana masa depan Gaza. Sebelumnya, Zamir memperingatkan bahwa rencana Netanyahu untuk menduduki kembali wilayah tersebut dapat membawa bencana.
Mantan Presiden AS Donald Trump juga berkomentar singkat di media sosial, menjanjikan perdamaian jika tawanan Israel dibebaskan. Namun, Hamas tetap meminta jaminan Israel akan menghentikan serangan secara permanen, sesuatu yang ditolak oleh pemerintah Netanyahu. (Mun)
-
EKBIS04/11/2026 10:30 WIBRupiah Perkasa Lawan Dolar AS Jelang Pemilu Amerika
-
EKBIS04/11/2026 09:30 WIBIHSG Anjlok Hampir 1,5 Persen
-
NUSANTARA04/11/2026 08:30 WIBBandar Sabu di Morowali Pakai AI untuk Jalankan Bisnis Haram
-
Berita04/11/2026 10:00 WIBMenko Yusril Sebut Kasus Presiden Prabowo Belum Dijerat Makar
-
EKBIS04/11/2026 09:00 WIBSetop Lewat Singapura! Menko Bahlil Klaim Kekayaan RI Tak Boleh Dinikmati Negara Lain
-
JABODETABEK04/11/2026 06:30 WIBCatat! SIM Keliling Jakarta Beroperasi Cuma Sampai Pukul 14.00 WIB
-
JABODETABEK04/11/2026 07:30 WIBPria Paruh Baya Diciduk Gegara Transaksi 202 Pil Ekstasi
-
NASIONAL04/11/2026 13:00 WIBGerak Cepat TNI, Ribuan Prajurit Merapat ke Ibu Kota?
















