DUNIA
Trump Ngamuk, Ancam Serang Nigeria Gara-gara Umat Kristen Dibunuh
AKTUALITAS.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan ancaman keras kepada pemerintah Nigeria. Ia menuding negara itu membiarkan pembunuhan terhadap umat Kristen, dan mengancam akan hentikan seluruh bantuan bahkan melancarkan serangan militer.
“Kalau pemerintah Nigeria terus membiarkan pembunuhan umat Kristen, Amerika akan hentikan semua bantuan dan mungkin menyerang negara itu dengan ‘senjata api’,” tulis Trump di akun Truth Social, Sabtu (1/11/2025).
Mantan presiden AS itu juga mengklaim bahwa agama Kristen tengah menghadapi ancaman besar di Nigeria. Ia menuding kelompok radikal menjadi dalang di balik “pembantaian massal” umat Kristen.
“Saya sudah perintahkan ‘Departemen Perang’ bersiap. Kalau kami menyerang, serangannya akan cepat, ganas, dan mematikan,” tegas Trump.
Trump pun memperingatkan pemerintah Nigeria agar “bertindak cepat” sebelum Amerika mengambil langkah sendiri.
Menurut laporan Al Jazeera, pernyataan Trump ini sejalan dengan retorika politikus sayap kanan Amerika yang sering menggambarkan konflik di Nigeria sebagai serangan terhadap umat Kristen.
Namun para ahli menilai, kekerasan di Nigeria tak melulu soal agama, tapi juga terkait masalah ekonomi, politik, dan etnis yang saling tumpang tindih. (DIN)
-
NASIONAL05/07/2026 17:00 WIBPengakuan Raja Juli soal Amplop dari Bupati Kuansing, KPK: Pengembalian Tak Gugurkan Pidana
-
NASIONAL05/07/2026 19:00 WIBKPK: Amplop Untuk Raja Juli Berasal dari SHU Petani Kuansing
-
POLITIK06/07/2026 07:00 WIBBocor! Isu ‘Lantai Empat’ DPR Diduga Atur Serangan ke PDIP
-
EKBIS05/07/2026 22:00 WIBBulog Pastikan Serap Hasil Panen Petani Papua Selatan untuk Swasembada Pangan
-
OLAHRAGA05/07/2026 16:00 WIBMeksiko Hadapi Inggris di 16 Besar Piala Dunia 2026, Misi Akhiri Penantian 40 Tahun
-
OTOTEK05/07/2026 18:30 WIBJaguar Obral Mobil Baru Diskon hingga Puluhan Juta Rupiah, Ini Daftar Modelnya
-
NASIONAL05/07/2026 18:00 WIBRekam Jejak Irjen Wibowo Kakorlantas Polri Baru
-
DUNIA05/07/2026 12:00 WIBBandara Arab Saudi Masuk Target Houthi

















