DUNIA
Jutaan Warga Portugal Ikut Mogok Nasional
AKTUALITAS.ID – Aksi menolak reformasi undang-undang ketenagakerjaan, diikuti lebih dari tiga juta warga Portugal. Aksi mogok nasional pertama tersebut terjadi dalam 12 tahun terakhir
Aksi ini digelar serikat-serikat pekerja besar, termasuk General Union of Workers dan General Confederation of Portuguese Workers, untuk menentang rencana pemerintahan Perdana Menteri Luis Montenegro itu, menurut kantor berita Europa Press, Kamis,(11/12/2025) waktu setempat.
Pemerintah mengusulkan perubahan terhadap hampir seratus pasal dalam Kode Ketenagakerjaan atau kumpulan aturan atau undang-undang yang mengatur hubungan kerja, hak dan kewajiban pekerja serta pemberi kerja, termasuk penyederhanaan prosedur PHK dan perluasan skema kerja sementara.
Serikat pekerja menilai langkah tersebut akan merusak hak-hak buruh, meningkatkan ketidakpastian kerja, serta membatasi aktivitas serikat.
Portugal terakhir kali menggelar mogok nasional sebesar ini pada 2013, ketika pekerja memprotes kebijakan penghematan yang diberlakukan pemerintah atas permintaan pemberi pinjaman internasional—Komisi Eropa, Bank Sentral Eropa, dan Dana Moneter Internasional—sebagai syarat bantuan finansial selama krisis utang.
Serikat pekerja mengatakan mobilisasi besar kali ini mencerminkan kekhawatiran mendalam para pekerja terhadap arah reformasi pemerintah, sementara negosiasi antara kabinet Montenegro dan perwakilan buruh tetap buntu.
(Yan Kusuma/goeh)
-
RIAU18/09/2026 07:30 WIBPolisi Amankan Anak 14 Tahun di Bengkalis
-
NUSANTARA18/09/2026 14:30 WIBUNRI dan Polda Riau Resmikan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan
-
JABODETABEK18/09/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jakarta Dibuka di 5 Lokasi!
-
OASE18/09/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Memandang Yahudi & Kristen
-
JABODETABEK18/09/2026 05:30 WIBBMKG: Jumat Jakarta Full Berawan Seharian
-
EKBIS18/09/2026 09:30 WIBJelang Akhir Pekan, IHSG Tancap Gas Tinggalkan Zona Merah
-
NASIONAL18/09/2026 06:00 WIB10 Hari Tanpa Jejak, SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru di Selat Sunda
-
POLITIK18/09/2026 09:00 WIBDasco: PT 5 Persen Masih Jadi Bahan Diskusi

















