Connect with us

DUNIA

Moskow Diserbu 600 Drone Ukraina Semalam

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Langit Rusia berubah menjadi neraka dalam semalam. Ukraina melancarkan salah satu serangan udara paling mengerikan dan masif sejak perang memasuki tahun kelima, dengan mengirimkan setidaknya 600 drone tempur yang menghujani wilayah Moskow dan sekitarnya hingga Minggu (16/8/2026) pagi.

Serangan beruntun tanpa henti dari malam hingga pukul 06.30 pagi waktu setempat ini membakar sejumlah fasilitas vital dan memicu kepanikan massal. Dampaknya tak main-main: korban jiwa berjatuhan, bangunan hancur, hingga gudang raksasa e-commerce terbesar Rusia hangus terbakar.

Wali Kota Moskow, Sergei Sobyanin, mengonfirmasi bahwa gelombang drone penyerang terbang langsung menuju jantung pertahanan Rusia. Meski diklaim 201 drone berhasil dijatuhkan di wilayah Moskow, ledakan hebat tetap tak terhindarkan.

BACA JUGA  AS Klaim Tembak Semua Drone Iran Sekaligus

“Tiga orang terluka di kawasan MKAD,” ungkap Sobyanin.

Gubernur Wilayah Moskow, Andrei Vorobyov, melaporkan situasi yang lebih mencekam di kawasan Podolsk, sekitar 45 km dari selatan Moskow. Seorang kakek berusia 83 tahun tewas mengenaskan setelah sebuah drone meremukkan bangunan di sekitarnya.

Serangan presisi Ukraina ini juga menghancurkan gudang milik Wildberries—raksasa pengecer online terbesar di Rusia. Kepulan asap hitam pekat membubung tinggi ke udara, memperlihatkan kehancuran total di lokasi kejadian. Kerusakan parah juga dilaporkan terjadi di kota Domodedovo, sangat dekat dengan salah satu bandara internasional utama milik Moskow.

Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim total 822 drone Ukraina telah ditembak jatuh di berbagai wilayah. Namun, fakta di lapangan menunjukkan pertahanan udara Rusia kewalahan menahan serbuan yang makin masuk jauh ke dalam benteng mereka.

BACA JUGA  Drone Ukraina Hantam Jantung Minyak Rusia

Tak hanya Moskow yang mencekam, serangan udara Ukraina juga merusak wilayah Rostov di Rusia selatan. Gubernur Rostov, Yuri Sliusar, mengonfirmasi tiga orang tewas seketika dan satu orang dilarikan ke rumah sakit akibat bombardir rudal dan drone.

Sliusar menyebut sedikitnya 150 drone dan rudal menghantam tiga kota serta sembilan distrik. Kerusakan parah meluas hingga menghancurkan atap-atap rumah warga, memecahkan kaca blok apartemen, serta merusak stasiun kereta api utama di Kamensk-Shakhtinsky.

Eskalasi serangan ini menandai babak baru yang semakin agresif dari militer Ukraina, membuktikan bahwa garis depan perang tak lagi berada di perbatasan, melainkan telah merembet langsung ke halaman rumah Presiden Vladimir Putin. (Mun)

BACA JUGA  Hizbullah Klaim Serang Markas Militer dan Pabrik Senjata Israel dengan Misil dan Drone

TRENDING