Connect with us

DUNIA

Siaga 1! Xi Jinping Turun Gunung Saat AS Ancam Bom Iran

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Ketegangan di Timur Tengah kian mendekati titik didih. Ancaman serangan mengerikan dari Amerika Serikat (AS) terhadap Iran memaksa Presiden China, Xi Jinping, untuk mengambil langkah darurat dengan mengirim utusan khusus langsung ke wilayah konflik tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menegaskan bahwa situasi di Timur Tengah saat ini sudah berada di tahap yang sangat memprihatinkan. Keputusan cepat Beijing ini diambil guna merespons bocornya rencana Washington yang berniat melancarkan agresi baru ke Iran tepat setelah pemilihan paruh waktu AS pada bulan November mendatang. Tak main-main, serangan tersebut dikabarkan akan menggunakan Mother of All Bombs (MOAB), senjata non-nuklir paling mematikan dan terkuat yang dimiliki militer AS.

BACA JUGA  China dan Jepang Sepakat Memajukan Hubungan Strategis yang Saling Menguntungkan

Bara di Timur Tengah rupanya tak hanya berpusat pada konflik AS-Iran. Situasi kawasan ini makin membara usai kelompok milisi Houthi dari Yaman membombardir wilayah Arab Saudi secara brutal dalam beberapa bulan terakhir. Insiden berdarah ini bahkan sampai memakan korban jiwa, termasuk jemaah umrah, akibat serangan udara di kawasan bandara.

Merespons potensi meledaknya perang kawasan yang tak terkendali, manuver diplomatik tingkat tinggi langsung digelar. Pada Senin (26/10), Menteri Pertahanan Arab Saudi Khalid bin Salman Al Saud, Kepala Militer Pakistan Asim Munir, dan Kepala Intelijen Turki Ibrahim Kalin terbang ke Teheran untuk melakukan pertemuan darurat dengan Presiden Iran, Masoud Pezeshkian.

Menurut Umer Karim, seorang peneliti kebijakan luar negeri Arab Saudi, pertemuan ini menjadi sinyal kuat adanya intervensi keamanan regional. “Pembicaraan ini mungkin lebih berkaitan dengan keamanan Arab Saudi dan melibatkan upaya Turki dan Pakistan untuk memaksa Iran mencapai kompromi,” sebutnya.

BACA JUGA  Iran Tertawakan Klaim Damai Trump di Timur Tengah

Kini, seluruh mata dunia tertuju pada Timur Tengah. Akankah manuver utusan Xi Jinping dan diplomasi negara-negara Arab mampu meredam ambisi AS sebelum Mother of All Bombs benar-benar dijatuhkan? (Mun)

TRENDING