EKBIS
Rupiah Spot Dibuka Melemah di Rp 16.280 Per Dolar AS pada 13 Januari
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah di pasar spot mengalami penurunan di awal perdagangan pada Senin (13/1/2025), dibuka di level Rp 16.280 per dolar Amerika Serikat (AS).
Penurunan ini menunjukkan melemahnya rupiah sebesar 0,56% dibandingkan dengan penutupan perdagangan Jumat (10/1/2025) yang sebelumnya mencapai Rp 16.190 per dolar AS.
Pada pukul 09.00 WIB, pergerakan mata uang di kawasan Asia menunjukkan variasi. Peso Filipina mencatatkan pelemahan terdalam di kawasan tersebut, anjlok sebesar 0,45%. Diikuti oleh ringgit Malaysia yang mengalami koreksi sebesar 0,31% dan dolar Taiwan yang tertekan 0,21%. Baht Thailand juga tidak luput dari pelemahan, dengan penurunan sebesar 0,17%.
Di sisi lain, yen Jepang mengukir penguatan tertinggi di Asia, melonjak 0,19% pada pagi ini. Selain itu, won Korea Selatan juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan sebesar 0,11%, sementara dolar Singapura dan yuan China masing-masing naik 0,04% dan 0,02%. Dolar Hongkong pun menguat tipis, naik 0,006% terhadap dolar AS.
Sentimen negatif terhadap rupiah dan sejumlah mata uang di Asia tampaknya dipengaruhi oleh berbagai faktor global, termasuk perkembangan ekonomi dan data makro dari Amerika Serikat. Investor pun disarankan untuk tetap memantau fluktuasi mata uang, mengingat kondisi pasar yang dinamis dan pengaruh dari berita-berita ekonomi yang dapat mempengaruhi nilai tukar. (Enal Kaisar)
-
FOTO15/07/2026 23:00 WIBFOTO: Demo Tolak MBG di Kejagung
-
EKBIS15/07/2026 16:00 WIBKadin: Krisis BBM Bisa Picu Inflasi dan Hancurkan UMKM
-
RIAU15/07/2026 23:30 WIBBupati Kasmarni Minta PHR Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal di Bengkalis
-
POLITIK15/07/2026 19:00 WIBRay Rangkuti Nilai Gibran Masih Sulit Diterima Publik
-
OLAHRAGA15/07/2026 20:29 WIBMessi vs Bellingham, Duel Dua Generasi di Semifinal Piala Dunia 2026
-
NUSANTARA15/07/2026 18:00 WIBBNPB Serahkan Kunci Huntap Pertama di Sumbar
-
NASIONAL15/07/2026 21:05 WIBPengamat: Komitmen Prabowo Berantas Korupsi Harus Didukung Sinergi Penegak Hukum
-
EKBIS15/07/2026 18:19 WIBPrabowo dan Luhut Bahas Ekonomi Nasional, GovTech Jadi Fokus Transformasi Digital

















