EKBIS
Rupiah Dibuka Menguat ke Rp16.970
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah di pasar spot berhasil rebound pada awal perdagangan Selasa, (17/3/2026). Mata uang Garuda dibuka menguat ke level Rp16.970 per dolar Amerika Serikat (AS), naik 1,6 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp16.997 per dolar AS.
Hingga pukul 09.05 WIB, rupiah masih menunjukkan penguatan tipis sekitar 0,12 persen. Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 09.42 WIB rupiah tercatat menguat 19 poin atau 0,11 persen ke level Rp16.978 per dolar AS.
Pergerakan rupiah terjadi di tengah fluktuasi mata uang Asia yang cenderung bervariasi. Peso Filipina menjadi mata uang dengan penguatan terbesar setelah naik 0,37 persen, diikuti dolar Taiwan 0,36 persen dan yuan China 0,13 persen. Ringgit Malaysia juga menguat 0,09 persen.
Di sisi lain, baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah turun 0,37 persen. Yen Jepang terkoreksi 0,17 persen, disusul dolar Singapura yang melemah 0,03 persen serta dolar Hong Kong yang turun tipis.
Sementara itu, kurs referensi JISDOR Bank Indonesia dipatok di level Rp16.990 per dolar AS, mencerminkan stabilitas nilai tukar di tengah tekanan global.
Penguatan rupiah yang masih terbatas ini terjadi seiring pelaku pasar menanti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia. Mayoritas analis memperkirakan bank sentral akan mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) di level 4,75 persen guna menjaga daya tarik aset domestik serta menahan potensi arus modal keluar.
Dari sisi global, indeks dolar AS (DXY) masih cukup kuat di kisaran 99,92. Meski demikian, meredanya kekhawatiran terkait potensi gangguan di Selat Hormuz memberikan sentimen positif bagi pasar, terutama dalam menekan risiko inflasi impor.
Dengan kondisi tersebut, pergerakan rupiah diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh dinamika global dan arah kebijakan moneter Bank Indonesia dalam waktu dekat. (Firmansyah/Mun)
-
NUSANTARA18/09/2026 14:30 WIBUNRI dan Polda Riau Resmikan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan
-
EKBIS18/09/2026 13:15 WIBLazada Dukung Penguatan Ekosistem Digital dan Ritel lewat JITEX 2026
-
JABODETABEK18/09/2026 13:30 WIBPolisi Tangkap Ayah yang Diduga Aniaya Seksual Anak
-
POLITIK18/09/2026 14:00 WIBPDIP: Koalisi dengan Gerindra Masih Terlalu Pagi
-
NUSANTARA18/09/2026 14:30 WIBBNPB: Karhutla Sumsel Paling Luas di 6 Provinsi
-
NASIONAL18/09/2026 16:00 WIBSumail Abdullah Dorong Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino terhadap Produksi Pangan
-
NASIONAL18/09/2026 22:00 WIBPimpin DPR: Jangan Ada Kapal Berlayar Tanpa SOP
-
POLITIK18/09/2026 13:00 WIBBahlil: PT 5 Persen Angka Ideal

















