Connect with us

JABODETABEK

Ngeri! Kaki 3 Karyawan Diborgol dan Dirantai Baja

Aktualitas.id -

Ilustrasi dirantai, foto: Meta AI

AKTUALITAS.ID – Kasus dugaan penyekapan disertai pemerasan menggemparkan kawasan Senen, Jakarta Pusat. Tiga karyawan sebuah usaha percetakan ditemukan dalam kondisi mengenaskan saat polisi menggerebek sebuah rumah toko (ruko). Kaki para korban diborgol, lalu diikat menggunakan tali baja dan rantai besi layaknya tahanan.

Penggerebekan dilakukan setelah polisi menerima laporan terkait dugaan penyekapan. Dari operasi tersebut, aparat berhasil menyelamatkan ketiga korban sekaligus mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku utama.

Kapolsek Senen Kompol Widodo Saputro mengatakan, saat petugas memasuki lokasi, para korban masih berada dalam kondisi kaki terpasung.

“Saat berada di TKP benar korban bernama Tegar Saputra dan Muhamad Rafli Jaelani terlihat diborgol bagian kakinya sambil diikat tali baja, sedangkan korban bernama Adit Saputra diborgol bagian kaki dan diikat menggunakan rantai besi,” ujar Widodo, Senin (29/6/2026).

BACA JUGA  Jadi Tempat Minum-minuman Keras, Sejumlah Bangunan Ditertibkan

Hasil penyelidikan sementara mengungkap dugaan penyekapan bermula dari tuduhan pencurian yang dialamatkan kepada ketiga karyawan tersebut. Namun, persoalan itu diduga berkembang menjadi aksi pemerasan terhadap keluarga korban.

Para pelaku diduga meminta uang sebesar Rp50 juta untuk setiap korban dengan janji akan membebaskan mereka setelah pembayaran dilakukan.

“Minta uang terhadap keluarga, meminta per orang Rp50 juta dengan perjanjian setelah uang diberikan ke perusahaan, maka anaknya akan dilepas,” kata Widodo.

Ironisnya, janji tersebut diduga tidak pernah ditepati. Polisi mengungkap salah satu keluarga korban telah menyerahkan uang sesuai permintaan, namun korban tetap ditahan dalam kondisi kaki diborgol dan dirantai.

“Salah satu orang tua korban sudah memberikan uang Rp50 juta, namun korban tetap tidak dilepas melainkan masih disekap posisi kaki diborgol dan diikat tali baja,” ungkapnya.

BACA JUGA  Massa Aksi Minta Stabilitas Harga dan Hentikan Pemborosan APBN

Dalam penggerebekan itu, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk kawat baja dan rantai besi yang diduga digunakan untuk membelenggu para korban.

Hingga kini, dua orang terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Metro Jakarta Pusat. Sementara itu, penyidik masih mendalami peran masing-masing pelaku, motif lengkap penyekapan, serta kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam kasus tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum karena tidak hanya mengandung unsur dugaan penyekapan, tetapi juga dugaan pemerasan terhadap keluarga korban. Polisi memastikan proses penyidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa secara menyeluruh. (Kusuma/Mun)

TRENDING