NASIONAL
Respons Kondisi Nasional, KH Yahya Cholil Staquf Serukan Komunikasi Petinggi Negara dan Rakyat
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, menekankan pentingnya konsolidasi antara pemerintah dengan rakyat melalui komunikasi yang baik. Hal itu disampaikannya saat meresmikan Klinik Terpadu Kesehatan Haji dan Umrah di Rumah Sakit Siti Hajar, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (6/9/2025).
Menurut Gus Yahya, kondisi bangsa dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan adanya dikotomi antara rakyat dengan para petinggi negara maupun wakil rakyat. “Ada dua bagian yang saling bertentangan dan eksklusif. Karena itu, perlu ada konsolidasi menyeluruh antara pemerintah dengan seluruh elemen bangsa,” ujarnya.
Ia menilai, dinamika yang terjadi di dalam negeri juga tidak bisa dilepaskan dari dampak gejolak internasional, termasuk konflik dan perang di sejumlah negara. Situasi global tersebut, kata Gus Yahya, turut berpengaruh pada tatanan politik dan ekonomi nasional.
Melihat kondisi yang semakin kompleks, Gus Yahya menegaskan perlunya komunikasi intensif antara pemerintah dan rakyat. “Pemerintah harus mampu merespon tantangan global agar Indonesia tetap berdaulat dan mampu bersaing,” tegasnya.
Pesan ini sekaligus menjadi pengingat konsolidasi nasional hanya bisa terwujud bila ada komunikasi dua arah yang sehat antara pemimpin dan masyarakat. (Ari Wibowo/Mun)
-
OTOTEK17/10/2026 20:00 WIBGoogle Wanti-Wanti Peretas Bisa Kuasai Komputer dari Jarak Jauh
-
DUNIA17/10/2026 21:00 WIBTerkuak! AS Siapkan Emak dari Segala Bom untuk Hantam Iran
-
JABODETABEK17/10/2026 22:00 WIBNiat Numpang Tidur, Bocah 11 Tahun di Depok Malah Disodomi
-
NASIONAL17/10/2026 13:00 WIBDua Kali Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Nusron Wahid
-
DUNIA17/10/2026 15:00 WIBKabut Asap Makin Parah, Malaysia Tunda Ujian Sekolah
-
NASIONAL18/10/2026 06:00 WIBAsap Karhutla Meluas, Eddy Soeparno Dorong AI untuk Memburu Titik Api
-
NASIONAL17/10/2026 19:00 WIBKemenkum Mulai Godok Putusan MK soal Revisi UU Peradilan Militer
-
EKBIS17/10/2026 14:00 WIBEddy Soeparno Sebut Antrean BBM Bali Dipicu Kendala Distribusi

















