NASIONAL
Aliansi FIB UI Daffa Ulhaq Tak Wakili Kampus
AKTUALITAS.ID – Manuver Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka yang memboyong sejumlah mahasiswa dalam kunjungan kerja (kunker) keliling Indonesia timur berbuntut panjang. Penggunaan atribut kampus, khususnya jaket almamater Universitas Indonesia (UI) yang legendaris itu, langsung memicu reaksi keras dan tensi tinggi di lingkungan internal kampus.
Aliansi Ikatan Keluarga Mahasiswa Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (IKM FIB UI) mendadak mengeluarkan pernyataan resmi yang menohok. Mereka secara tegas ‘cuci tangan’ dan ogah dikait-kaitkan dengan aksi salah satu mahasiswanya, Daffa Ulhaq, yang kedapatan mengekor agenda kenegaraan sang Wapres.
Sebelumnya, dengan bangga Gibran memamerkan lima mahasiswa dari berbagai kampus di Lanud Halim Perdanakusuma sebelum terbang ke Ende, Gorontalo, dan Papua. Gibran mengklaim keterlibatan anak muda ini demi memantau program andalannya, Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.
Namun, alih-alih mendapat apresiasi dari sesama mahasiswa, aksi pamer instansi ini justru berbuah blunder. IKM FIB UI lewat akun Instagram resminya langsung memberikan klarifikasi darurat yang menampar realita kunker tersebut.
“Kehadiran, partisipasi, maupun penggunaan atribut kampus berupa jaket almamater UI oleh yang bersangkutan dalam agenda kenegaraan tersebut dilakukan dalam kapasitas personal dan sama sekali tidak mewakili sikap IKM FIB UI, BEM FIB UI, maupun seluruh Himpunan Mahasiswa!” tulis pernyataan resmi mereka dengan nada tinggi, Jumat (19/6).
IKM FIB UI seolah tidak mau nama besar lembaga mereka dijadikan ‘alat politik’ atau tameng kosmetik kelayakan program pemerintah. Mereka menegaskan bahwa apa yang dilakukan Daffa murni adalah agenda pribadi atau pesanan pihak eksternal yang sama sekali tidak mengantongi izin maupun restu dari otoritas resmi intra-kampus.
Hingga saat ini, Gibran masih terus melanjutkan safari politiknya di Gorontalo, mulai dari meninjau Bendungan Bulango Ulu hingga membuka Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII 2026. Namun, bayang-bayang penolakan dan aksi jaga jarak dari mahasiswa UI ini jelas menjadi tamparan keras di tengah riuh rendahnya agenda kunker sang Wakil Presiden. (Bowo/Mun)
-
POLITIK04/11/2026 06:00 WIBHabiburokhman Ungkap Dugaan Polisi Minta Rp50 Juta ke Kader Gerindra
-
EKBIS04/11/2026 10:30 WIBRupiah Perkasa Lawan Dolar AS Jelang Pemilu Amerika
-
EKBIS04/11/2026 09:30 WIBIHSG Anjlok Hampir 1,5 Persen
-
NUSANTARA04/11/2026 08:30 WIBBandar Sabu di Morowali Pakai AI untuk Jalankan Bisnis Haram
-
Berita04/11/2026 10:00 WIBMenko Yusril Sebut Kasus Presiden Prabowo Belum Dijerat Makar
-
EKBIS04/11/2026 09:00 WIBSetop Lewat Singapura! Menko Bahlil Klaim Kekayaan RI Tak Boleh Dinikmati Negara Lain
-
JABODETABEK04/11/2026 06:30 WIBCatat! SIM Keliling Jakarta Beroperasi Cuma Sampai Pukul 14.00 WIB
-
JABODETABEK04/11/2026 07:30 WIBPria Paruh Baya Diciduk Gegara Transaksi 202 Pil Ekstasi
















