NUSANTARA
Wabah Campak di Banten Pecah Hingga Memakan Korban Jiwa
AKTUALITAS.ID – Pemerintah Provinsi Banten melaporkan lonjakan kasus campak dengan total 4.456 suspek. Dari jumlah tersebut, 157 kasus telah terkonfirmasi positif dan enam pasien dilaporkan meninggal dunia.
Data dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten menunjukkan bahwa kasus campak masih berpotensi meningkat. Pasalnya, sebanyak 2.274 spesimen masih dalam proses pemeriksaan laboratorium.
Kepala Dinas Kesehatan Banten, Ati Pramudji Hastuti, mengungkapkan bahwa kematian akibat campak terjadi di beberapa wilayah.
“Kasus kematian tercatat di Kabupaten Tangerang sebanyak empat orang, Kota Tangerang Selatan satu orang, dan Kabupaten Serang satu orang,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa fenomena “gunung es” kemungkinan terjadi, di mana jumlah kasus di lapangan bisa jauh lebih besar dibandingkan data yang sudah terkonfirmasi.
Menurut Ati, ada beberapa faktor utama yang memicu peningkatan kasus campak di Banten. Salah satunya adalah tingginya mobilitas masyarakat selama periode Lebaran yang mempercepat penyebaran virus.
Selain itu, cakupan imunisasi yang belum merata juga menjadi penyebab. Beberapa wilayah disebut masih berada di bawah ambang kekebalan kelompok (herd immunity) yang ideal, yakni 95 persen.
Faktor lain yang turut berpengaruh adalah maraknya misinformasi atau hoaks terkait vaksin, yang membuat sebagian masyarakat ragu untuk melakukan imunisasi.
Sebagai langkah penanganan, pemerintah daerah kini mengintensifkan program imunisasi campak melalui kegiatan Outbreak Response Immunization (ORI) di berbagai wilayah.
Program ini menyasar anak usia 9 bulan hingga 59 bulan untuk memutus rantai penularan, tanpa memandang status imunisasi sebelumnya.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh informasi yang tidak benar terkait vaksin dan segera melengkapi imunisasi anak guna mencegah penyebaran campak yang lebih luas. (Kusuma/Mun)
-
NASIONAL16/10/2026 11:00 WIBPengamat SDI: Karhutla Membakar Masa Depan Anak
-
NUSANTARA16/10/2026 08:30 WIBBMKG Bunyikan Alarm ‘AWAS’ Kekeringan di 22 Provinsi
-
POLITIK16/10/2026 06:00 WIBRay Rangkuti: Prabowo Jangan Diam Soal Gibran
-
JABODETABEK16/10/2026 05:30 WIBBMKG: Waspada Gerah Ekstrem Jumat
-
EKBIS16/10/2026 09:30 WIBIHSG AMBRUK 11%
-
JABODETABEK16/10/2026 17:30 WIBBMKG: Jakarta Mulai Terpapar Asap Karhutla Kalimantan
-
DUNIA16/10/2026 15:00 WIBAsap Karhutla Mengerikan! Langit Indonesia Jadi Sorotan Dunia
-
JABODETABEK16/10/2026 07:30 WIBTawuran Pelajar SMK Pelita dan SMK Pandu Tewaskan Satu Siswa

















