OTOTEK
JAXA Hentikan Misi Penjelajah Bulan usai Hilang Kontak dengan Pesawat Ruang Angkasa
AKTUALITAS.ID – Badan Antariksa Jepang (JAXA) telah resmi menghentikan misi penjelajah Bulan mereka, Smart Lander for Investigating Moon (SLIM), setelah upaya berulang kali untuk memperpanjang komunikasi dengan pesawat ruang angkasa tersebut gagal. Pengumuman ini disampaikan pada hari Senin (26/8/2024), menandai berakhirnya periode operasi yang penuh tantangan namun bersejarah.
SLIM, yang berhasil mendarat di Bulan pada Januari 2024, merupakan pencapaian besar bagi Jepang, menjadikannya negara kelima yang berhasil melakukannya setelah bekas Uni Soviet, Amerika Serikat, Cina, dan India. Namun, meski misi ini mencapai tonggak penting, komunikasi terakhir dengan pesawat ruang angkasa tercatat pada 28 April 2024, dan segala upaya untuk menghubunginya selama periode Mei hingga Juli 2024 tidak membuahkan hasil.
JAXA menjelaskan bahwa meskipun misi ini telah berakhir, SLIM telah memberikan kontribusi signifikan dalam eksplorasi luar angkasa dan akan ada laporan terperinci mengenai pencapaian misi tersebut di masa mendatang. Penutupan misi ini menandai akhir dari fase aktif misi penjelajahan Bulan Jepang, namun keberhasilan mendaratkan wahana di Bulan tetap menjadi tonggak bersejarah dalam perjalanan eksplorasi luar angkasa Jepang.
Sebagai catatan akhir, misi SLIM telah membuktikan kemampuan teknologi Jepang dan dedikasi mereka dalam menjelajahi luar angkasa, meskipun menghadapi tantangan di lapangan. Keberhasilan ini merupakan langkah penting dalam mengeksplorasi Bulan dan membuka peluang bagi misi-misi luar angkasa di masa depan. (KAISAR/RAFI)
-
NASIONAL17/08/2026 06:00 WIBIstana Minta Kantor Buka Opsi WFH 18 Agustus
-
RIAU17/08/2026 14:30 WIBMomen Haru Personel Polres Pelalawan Peringati HUT RI di Tengah Karhutla
-
DUNIA16/08/2026 21:00 WIBAS Siapkan Operasi Militer di Kolombia
-
NUSANTARA16/08/2026 22:00 WIBNekat Bakar Rumah Gegara Kalah Judol
-
RAGAM16/08/2026 23:00 WIBNASA: Bulan Tak Lagi Sedekat Dulu dengan Bumi
-
NUSANTARA16/08/2026 23:30 WIBPutusan Pengerukan Tanjung Perak, Pakar Hukum Pertanyakan Konstruksi Hukum
-
POLITIK17/08/2026 07:00 WIBMenko Polkam Peringatkan Pembuat Onar di Aceh & Papua
-
DUNIA17/08/2026 15:00 WIBIran Gantung Pria Dukung Israel-AS

















