POLITIK
Megawati: Kiprah Perempuan Terjun ke Politik Sangat Kurang
AKTUALITAS.ID – Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri mengajak kaum perempuan untuk tidak ragu terjun ke dunia politik. Menurutnya, kiprah perempuan di bidang politik saat ini masih sangat kurang. “Saya melihat para wanita Indonesia ini masih sangat kurang di dalam kiprahnya di bidang politik, saya menekankan hal itu, sudah begitu banyak organisasi wanita yang dibuat di […]
AKTUALITAS.ID – Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri mengajak kaum perempuan untuk tidak ragu terjun ke dunia politik. Menurutnya, kiprah perempuan di bidang politik saat ini masih sangat kurang.
“Saya melihat para wanita Indonesia ini masih sangat kurang di dalam kiprahnya di bidang politik, saya menekankan hal itu, sudah begitu banyak organisasi wanita yang dibuat di Indonesia ini tetapi masih sangat kurang wanita wanita yang berani terjun ke bidang politik,” katanya di akun youtube Sekretariat Presiden, Senin (17/8/2020).
Dia menuturkan, sebenarnya kekuatan hukum formal di Indonesia sudah menekankan bahwa kiprah kaum perempuan Indonesia sama dengan kaum laki-laki. Dia bilang, UUD 1945 sebagai konstitusi Republik Indonesia memberikan peluang sangat besar bagi wanita Indonesia untuk berkiprah.
“Karena tidak ada sebutan di dalam undang-undang dasar kita terutama dalam hal setiap warga negara mempunyai hak yang sama, artinya tidak disebut laki atau perempuan di mata hukum,” ucapnya.
Sehingga, Megawati menjelaskan, kaum perempuan Indonesia harus menyadari hal tersebut. Ketum PDI Perjuangan itu tak ingin kaum perempuan sekarang disebut konco wingking.
“Sudah bukan zamannya lagi kaum perempuan seperti peribahasa Jawa itu,” pungkasnya.
-
POLITIK06/07/2026 07:00 WIBBocor! Isu ‘Lantai Empat’ DPR Diduga Atur Serangan ke PDIP
-
NASIONAL06/07/2026 17:15 WIBAHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK
-
EKBIS05/07/2026 22:00 WIBBulog Pastikan Serap Hasil Panen Petani Papua Selatan untuk Swasembada Pangan
-
POLITIK06/07/2026 10:00 WIBPDIP Sebut PSI Tak Perlu Ditakuti Meski Jokowi Ikut Safari
-
POLITIK06/07/2026 13:00 WIBBRIN Khawatir Persiapan Pemilu 2029 Terganggu Jika RUU Molor
-
POLITIK06/07/2026 09:00 WIBPPP: Jangan Kunci Demokrasi dengan PT 7 Persen
-
POLITIK06/07/2026 11:00 WIBPKS: Politik Mahal dan Ruang Gelap Jadi Pemicu Korupsi
-
NASIONAL06/07/2026 06:00 WIBSudjatmiko: Infrastruktur Jabar Jangan Jalan di Tempat

















