POLITIK
Kemenkum Harap Kubu Mardiono dan Agus Suparmanto di PPP Berdamai Demi Kemudahan Administrasi
AKTUALITAS.ID – Kementerian Hukum (Kemenkum) mendesak Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk segera menyelesaikan konflik internal dan bersatu. Pemerintah berharap adanya perdamaian di antara dua kubu yang berseteru agar proses pendaftaran administrasi kepengurusan partai dapat berjalan dengan lancar.
Pernyataan ini muncul di tengah dualisme kepemimpinan yang membelah partai berlambang Ka’bah tersebut, di mana Muhamad Mardiono dan Agus Suparmanto sama-sama mengklaim posisi Ketua Umum yang sah.
Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) Kemenkum, Widodo, menyuarakan harapan pemerintah agar partai tersebut dapat menemukan jalan tengah.
“Ya kita berharap, walaupun informasi dari media terjadi dualisme, supaya ada kompromi di antara mereka, persatuan. Sesuai dengan namanya, persatuan, harus bisa menyatukan,” ujar Widodo saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (1/10/2025).
Widodo menekankan bahwa islah atau perdamaian di tubuh PPP akan sangat memudahkan pemerintah dalam melakukan pencatatan administrasi. Jika partai solid, proses verifikasi di Kemenkumham tidak akan berlarut-larut.
“Sehingga nanti pada saatnya ke pemerintah untuk pencatatan administrasinya, lebih mudah,” sambungnya.
Meskipun berharap ada perdamaian, Widodo menegaskan Kemenkumham akan tetap bertindak profesional dan sesuai aturan. Pihaknya akan memproses permohonan pendaftaran dari kubu mana pun yang mengajukan, dengan berpegang teguh pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) internal partai.
“Ya nanti kita ikuti aturannya dulu, AD/ART-nya internal partainya,” tegas Widodo.
Hingga saat ini, PPP masih terpecah pasca-muktamar yang menghasilkan dua klaim kepemimpinan. Sikap Kemenkum ini menjadi sinyal jelas pemerintah tidak akan ikut campur dalam konflik internal, namun menanti adanya kepengurusan tunggal yang sah secara hukum untuk diakui secara administratif. (Ari Wibowo/Mun)
-
NASIONAL18/08/2026 14:00 WIBKomisi III Targetkan RUU Rampung Sebelum Desember
-
RAGAM18/08/2026 14:30 WIB18 Agustus Jadi Saksi Penentuan Nasib NKRI
-
NASIONAL18/08/2026 17:16 WIBAkademisi UKI: Generasi Muda Penentu Masa Depan Indonesia Emas 2045
-
NASIONAL18/08/2026 16:00 WIBEddy Soeparno Dukung Target Ekonomi 6%
-
NASIONAL18/08/2026 13:00 WIBMenteri Pigai: Warga Papua Hanya Boleh Tuntut Keadilan
-
DUNIA18/08/2026 15:00 WIBNegara Teluk: Kami Tanggung Akibat Perang Trump
-
EKBIS18/08/2026 17:00 WIBBahlil Optimis Target Migas 610 Ribu Barel Tercapai
-
NUSANTARA18/08/2026 12:30 WIBBPBD Ungkap 12 Zona Merah Karhutla di Sumsel

















