EKBIS
Pemberian Tambang ke NU Cs Digugat ke MK, Bahlil Lahadalia Ungkap Proses Hukum
AKTUALITAS.ID – Keputusan pemerintah memberikan Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK) kepada Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah menuai kontroversi. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa kebijakan tersebut telah digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan ini berkaitan dengan pemberian izin pertambangan kepada organisasi kemasyarakatan, yang sebelumnya lebih terbatas pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Kalau menyangkut dengan Mahkamah Konstitusi itu terkait dengan organisasi kemasyarakatan yang kita sudah kasih ke salah satu dari antaranya, NU. Itu yang digugat,” kata Bahlil dalam Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR RI, Kamis (14/11/2024).
Bahlil menjelaskan bahwa kebijakan ini berawal dari perbedaan pandangan mengenai peruntukan WIUPK. Sebelumnya, WIUPK hanya diperuntukkan bagi BUMN dan BUMD, namun kebijakan ini kemudian diuji oleh pihak-pihak terkait. “Jadi yang berhak untuk mendapatkan prioritas itu cuma selama ini dikunci di pasal 76 itu tentang hanya BUMN dan BUMD,” ujar Bahlil.
Dua ormas besar tersebut, NU dan Muhammadiyah, mengajukan permintaan untuk mengelola WIUPK. NU mendapatkan jatah tambang eks PT Arutmin Indonesia, sementara Muhammadiyah kabarnya akan mengelola tambang bekas PT Adaro. Keputusan ini kini sedang menjadi sorotan publik dan menghadapi gugatan di MK terkait keabsahannya. (Enal Kaisar)
-
POLITIK12/06/2026 20:20 WIBPengamat: Ultimatum Reformasi Jilid 2 Tidak Relevan
-
NASIONAL12/06/2026 19:00 WIBIKA 98 Desak Prabowo Dengarkan Tuntutan Mahasiswa
-
JABODETABEK12/06/2026 20:45 WIBTransjakarta Siapkan Tiga Rute Khusus Menuju Jakarta Fair Kemayoran 2026
-
NASIONAL12/06/2026 22:00 WIBBos Blueray Cargo Akui Beri Rp91 Miliar kepada Sejumlah Pejabat DJBC
-
OASE13/06/2026 05:00 WIB
Ayat Al-Qur’an Ini Bikin Pemimpin Zalim Gemetar
-
EKBIS12/06/2026 21:28 WIBPelindo Pulihkan Ekosistem Laut Pulau Hanita, dengan tanam 6.500 Karang
-
NASIONAL12/06/2026 19:20 WIBDPR Minta Negara Perkuat Perlindungan Anak
-
NASIONAL12/06/2026 19:40 WIBDudung Abdurachman Bantah Terlibat Dugaan Korupsi Program MBG
















