EKBIS
Nilai Tukar Rupiah Terus Tertekan, Tembus Level Rp16.300 per USD
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) kembali mengalami pelemahan pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu (19/2/2025).
Mengutip data Bloomberg, rupiah hingga pukul 09.20 WIB berada di level Rp16.360 per USD, melemah 80 poin atau setara 0,49 persen dari Rp16.280 per USD pada penutupan perdagangan sebelumnya.
Sementara itu, berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah pada waktu yang sama berada di level Rp16.354 per USD, melemah 85 poin atau setara 0,52 persen dari Rp16.269 pada penutupan perdagangan hari sebelumnya.
Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi memprediksi rupiah pada hari ini akan bergerak secara fluktuatif, namun cenderung melemah di rentang Rp16.260 per USD hingga Rp16.320 per USD.
Ibrahim menyampaikan pelemahan rupiah didorong oleh ketidakpastian terkait rencana kebijakan perdagangan AS, termasuk potensi penerapan tarif oleh Presiden AS dan respons dari Uni Eropa.
Selain itu, pasar juga masih khawatir terhadap suku bunga AS yang diperkirakan akan tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama.
“Fokus investor minggu ini akan tertuju pada rilis risalah rapat Federal Reserve pada Januari untuk mengukur bagaimana para pembuat kebijakan telah berupaya mempertimbangkan risiko perang tarif yang lebih luas menyusul kebijakan perdagangan Trump,” jelas Ibrahim.
Ibrahim juga menyoroti kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA) 100 persen yang dinilai bakal menantang bagi eksportir dan berpotensi mengganggu stabilitas kas usaha.
“Di sinilah tingkat kepatuhan pengusaha akan diuji untuk implementasi kebijakan ini. Apalagi, jika belum adanya instrumen keuangan yang menarik dan fleksibel bagi para eksportir untuk melaksanakan DHE SDA,” terangnya.
Menurut Ibrahim, capaian kebijakan DHE SDA selama 2024 masih jauh di bawah target pemerintah, meskipun tingkat kepatuhan diklaim hampir mencapai 90 persen. (Mun/Ari Wibowo)
-
NASIONAL07/07/2026 18:00 WIBKPK Periksa Sembilan Saksi Kasus Suap Bupati Muara Enim
-
NASIONAL07/07/2026 19:44 WIBLonjakan Harta Zita Anjani, AHY, dan Ibas di LHKPN Berujung Desakan Audit dan Laporan ke KPK
-
NASIONAL07/07/2026 16:00 WIBRUU Keaman Siber Beri Peran Penyidikan bagi TNI, Ini Kata Komisi I
-
RAGAM07/07/2026 15:30 WIBNegara Milik Andara? Gurita Kekuasaan Raffi Ahmad Kepung BUMN dan Birokrasi
-
NASIONAL07/07/2026 20:32 WIBPemerintah Tolak Bentuk Tim Investigasi Kasus Penembakan Pilot AS di Papua
-
NASIONAL07/07/2026 21:30 WIBYusril: Agama, Etika, dan Konstitusi Jadi Pilar Demokrasi Indonesia
-
POLITIK07/07/2026 17:00 WIBJokowi Sulit Lepas dari Politik karena Masa Depan Keluarga
-
JABODETABEK07/07/2026 20:00 WIBPramono Anung akan Kaji Usulan Tarif Langganan Rp200 Ribu per Bulan untuk Transjakarta dan Transjabodetabek

















