JABODETABEK
Enam Wartawan Gadungan Ditangkap Usai Memeras Pria di Hotel Jaksel
AKTUALITAS.ID – Sebuah insiden pemerasan terungkap di Jakarta Selatan (Jaksel) di mana enam orang yang mengaku sebagai wartawan berhasil memeras uang senilai Rp 10 juta dari seorang pria berinisial SA (42). Uang hasil kejahatan tersebut kemudian dibagi rata di antara para tersangka.
Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ressa Fiardy Marasabessy, mengungkapkan bahwa dalam aksinya, para pelaku sempat meminta uang sebanyak Rp 30 juta, namun korban tidak mampu memenuhi permintaan tersebut. “Korban tidak sanggup memenuhi permintaan tersangka,” katanya saat konferensi pers, Rabu (26/2/2025)
Ressa menjelaskan bahwa uang hasil pemerasan tersebut digunakan sebagai biaya hidup sehari-hari para tersangka. Pihak kepolisian menduga bahwa korban pemerasan bukan hanya satu orang, dan mereka mendorong para korban lainnya untuk segera melapor kepada pihak berwajib.
“Korban kemungkinan lebih dari satu, tapi ini masih kita dalami. Uang kejahatan dibagi rata, lebih untuk kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Tim Opsnal Unit III Subdit Resmob Polda Metro Jaya telah menangkap keenam tersangka di enam lokasi berbeda pada 7 Februari 2025. Para pelaku yang ditangkap adalah MS (40), FFH (63), DP (57), HPS (52), MN (52), dan JP (43).
Pengungkapan kasus ini menunjukkan bahwa para wartawan gadungan tersebut lebih sering menyasar pejabat pemerintah dan tokoh-tokoh potensial lainnya untuk melakukan pemerasan. “Modus operandi para tersangka adalah menunggu di hotel-hotel sekitar Jakarta sambil memantau pergerakan korban. Jika melihat ada potensi korban yang bisa diperas, mereka akan mengikuti hingga ke lokasi lain untuk melancarkan aksinya,” jelas Ressa.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai kasus ini dan menghimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap tindakan pemerasan yang mungkin terjadi. Keadilan diharapkan dapat ditegakkan dan para pelaku bisa mendapatkan hukuman yang setimpal. (Mun/Ari Wibowo)
-
POLITIK04/07/2026 17:30 WIBSaid Didu Sebut Safari Politik Jokowi Masuk Fase “To Kill or Be Killed” dan Sarat Kepentingan Oligarki
-
NUSANTARA04/07/2026 12:30 WIBBadan Geologi Naikkan Status Anak Krakatau ke Level III
-
POLITIK04/07/2026 10:00 WIBPAN Copot Syah Afandin Usai Terjaring OTT KPK
-
OTOTEK04/07/2026 09:30 WIBNASA: Bumi Bergerak Mengelilingi Titik yang Berbeda
-
NASIONAL04/07/2026 13:00 WIBWaka MPR: Saatnya Indonesia Buktikan Potensi Energi Hijau
-
RIAU04/07/2026 18:30 WIBBengkalis Tampil Konsisten, Raih Peringkat Kedua MTQ Riau ke-44 di Kuansing
-
NUSANTARA04/07/2026 14:30 WIBBMKG: Es Abadi Papua Bisa Lenyap Akhir 2026
-
NASIONAL04/07/2026 09:00 WIBKPK Bongkar Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar Bupati Langkat

















