NASIONAL
Cegah Intervensi Penguasa, DPR Bentuk Tim Kawal Penulisan Ulang Sejarah RI
AKTUALITAS.ID – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menunjukkan keseriusannya dalam mengawasi proyek penulisan ulang sejarah Republik Indonesia yang diinisiasi oleh Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) di bawah kepemimpinan Fadli Zon. Komisi X DPR menyatakan dukungannya terhadap rencana uji publik yang akan dimulai pada 20 Juli mendatang dan akan membentuk tim supervisi bersama Komisi III untuk memastikan proyek ini tidak disusupi kepentingan penguasa.
Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian, mengungkapkan pihaknya saat ini sedang menunggu keputusan resmi dari pimpinan DPR terkait pembentukan tim supervisi ini. “Kami hari ini di Komisi X menunggu tindak lanjut dari yang disampaikan oleh pimpinan DPR. Apakah itu surat penunjukan, nanti siapa-siapa yang masuk ke dalam tim supervisi sejarah ini dan sebagainya,” ujar Lalu di Lombok, NTB, Sabtu (12/7/2025).
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menyambut baik langkah uji publik dan pembentukan tim supervisi dari DPR, menyusul polemik yang muncul terkait proyek yang melibatkan para akademisi dan sejarawan tersebut. Lalu menekankan bahwa penulisan ulang sejarah harus dilakukan secara netral dan objektif, tanpa adanya intervensi dari pihak manapun, termasuk pemerintah.
“Banyak masyarakat kita yang menginginkan penulisan ini harus betul-betul netral. Tidak boleh disusupi oleh kepentingan siapapun, termasuk kepentingan penguasa,” tegasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco, pada Minggu (6/7/2025) telah menyampaikan DPR RI akan membentuk tim supervisi gabungan dari Komisi III dan Komisi X. Langkah ini diambil sebagai bagian dari fungsi pengawasan yang diemban oleh DPR RI. “Setelah konsultasi dengan Ketua DPR dan sesama pimpinan DPR lain nya maka DPR akan membentuk menugaskan tim supervisi penulisan ulang sejarah, dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan DPR RI,” kata Dasco.
Dengan adanya pengawasan ketat dari DPR, diharapkan proyek penulisan ulang sejarah RI ini dapat menghasilkan narasi yang akurat, inklusif, dan terbebas dari kepentingan politik tertentu, sehingga dapat diterima dan menjadi sumber pengetahuan yang kredibel bagi seluruh masyarakat Indonesia. (Ari Wibowo/Mun)
-
JABODETABEK17/08/2026 23:00 WIBTak Lihat Motor, Sopir Wing Box Lindas Pasutri Hingga Tewas di Tempat
-
NUSANTARA17/08/2026 20:00 WIBBNPB Pastikan 54 Korban Jiwa Gempa NTT
-
EKBIS18/08/2026 10:30 WIBRupiah Melemah ke Rp17.840 per Dolar AS
-
RAGAM18/08/2026 11:15 WIBPolda Riau Bongkar Mata Rantai Emas PETI, Dua Orang Tersangka dan Rp972 Juta Disita
-
EKBIS18/08/2026 09:30 WIBUsai Libur HUT ke-81 RI, IHSG Tancap Gas Tembus Level 6.466
-
POLITIK18/08/2026 11:00 WIBGeger Pengupas Bawang, Iwan Sumule: Ada yang Sengaja Menjerumuskan Presiden
-
EKBIS18/08/2026 07:30 WIBBank-Bank Besar AS Dikepung Risiko AI
-
DUNIA18/08/2026 12:00 WIBHouthi Tembakkan Rudal Hipersonik ke Laut Merah

















