POLITIK
Target Harga Mati Pemilu 2029, Mardiono: PPP Harus Kembali ke Senayan
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menargetkan partainya kembali lolos ke DPR RI (Senayan) pada Pemilu 2029. Salah satu langkah strategis yang ditekankan adalah penguatan konsolidasi kader di daerah, khususnya di Jawa Barat.
Hal tersebut disampaikan Mardiono saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-10 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Barat yang digelar di Kabupaten Indramayu, Rabu (4/2/2026).
Menurut Mardiono, konsolidasi yang solid dan terstruktur di tingkat wilayah terbukti mampu meningkatkan perolehan kursi PPP, bahkan di daerah-daerah yang sebelumnya tidak memiliki wakil di parlemen.
“Di sejumlah daerah yang saya kunjungi, yang tadinya tidak ada kursi menjadi ada kursi, bahkan ada yang menjadi pemenang,” ujar Mardiono.
Ia menegaskan, Muswil bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum penting untuk mempersiapkan agenda politik jangka menengah dan panjang. Agenda tersebut mencakup verifikasi partai politik pada awal 2027, hingga rekrutmen calon legislatif (caleg) menjelang Pemilu 2029.
“Semua itu harus kita kerjakan bersama-sama. Muswil ini adalah bagian dari konsolidasi partai,” tegasnya.
Mardiono juga meminta seluruh kader PPP di Jawa Barat untuk memperkuat kerja-kerja politik di akar rumput, guna mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada partai berlambang Ka’bah tersebut.
“Yang kita perjuangkan adalah umat, bukan kepentingan diri sendiri. Kita harus semakin matang dalam berpolitik,” jelasnya.
Terkait agenda nasional partai, Mardiono menyampaikan bahwa Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP akan digelar di Makassar pada 11–12 Februari 2026, setelah seluruh rangkaian Muswil di daerah rampung dilaksanakan.
Mukernas tersebut akan menjadi forum penting untuk merumuskan strategi nasional PPP dalam menghadapi tahapan politik menuju Pemilu 2029. (Bowo/Mun)
-
POLITIK08/10/2026 20:00 WIBPengamat SDI: Putusan MK Gibran Buka Kotak Pandora Baru
-
DUNIA08/10/2026 15:00 WIBBos WHO Minta Rusia Transparan soal Dugaan Wabah Pes
-
DUNIA08/10/2026 21:00 WIBTrump Klaim Kerusuhan Prancis Terkait Singgung Migrasi dan Islam
-
NUSANTARA08/10/2026 23:00 WIBSopir Ojol Tewas Ditikam Anak Kekasihnya di Kamar Kos
-
NASIONAL08/10/2026 22:00 WIBIni Kriteria yang Berhak Dapat Subsidi Haji Rp 3 Juta
-
DUNIA08/10/2026 18:00 WIBCIA Peringatkan Potensi Konflik Internal di Israel
-
NASIONAL08/10/2026 16:00 WIBEddy Soeparno: Blue Carbon RI Bisa Jadi Magnet Investasi
-
NASIONAL08/10/2026 17:00 WIBGus Ipul Ungkap Ribuan Pegawai Kemensos Terpapar Judi Online
















