Connect with us

NUSANTARA

Tahanan Kabur, Kapolsek Pangkep Langsung Diganti

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Insiden kaburnya tersangka kasus narkoba dari ruang tahanan berbuntut pencopotan jabatan. Kapolsek Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Iptu Abdul Samad, dicopot setelah seorang tersangka berhasil melarikan diri dari sel tahanan.

Kapolres Pangkep AKBP Aditya Pradana membenarkan pencopotan tersebut pada Jumat (14/8/2026).

“Kapolseknya sudah saya ganti,” kata Aditya kepada wartawan.

Tersangka berinisial AB sebelumnya ditangkap polisi dalam kasus dugaan peredaran narkoba. Ia disebut ditangkap ketika sedang berpesta sabu bersama enam orang rekannya.

Namun, AB kemudian berhasil kabur dari sel tahanan Polsek Liukang Kalmas. Kaburnya tersangka diduga terjadi setelah petugas jaga mengalami kelalaian saat menjalankan tugas.

Pasca-kejadian, kepolisian langsung melakukan pengejaran terhadap AB. Polisi juga telah menetapkan tersangka tersebut sebagai daftar pencarian orang (DPO).

BACA JUGA  Saat Pandemi Corona, Kasus Narkoba di Wilayah Polda Metro Meningkat

“Kami sudah mengantongi identitasnya dan sedang dalam pengejaran,” ujar Aditya.

Tak berhenti pada pencopotan Kapolsek, Propam Polres Pangkep juga melakukan pemeriksaan terhadap Iptu Abdul Samad bersama seorang anggota Polsek Liukang Kalmas.

Pemeriksaan dilakukan untuk mengusut dugaan kelalaian maupun pelanggaran prosedur yang menyebabkan tersangka bisa melarikan diri dari tahanan.

Kapolres Pangkep menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut dan mengakui adanya persoalan profesionalisme anggota dalam pengamanan tahanan.

“Mewakili Polres Pangkep saya meminta maaf atas kinerja anggota yang tidak profesional hingga mengakibatkan pelaku narkoba kabur,” katanya.

Sementara itu, polisi meminta AB segera menyerahkan diri. Aparat juga masih melakukan pencarian untuk menangkap kembali tersangka yang kini berstatus DPO.

BACA JUGA  Polresta Deli Serdang Bongkar Jaringan Narkoba Internasional Senilai Rp 13,9 Miliar

Kasus ini sekaligus menjadi sorotan terhadap pengawasan tahanan dan kedisiplinan petugas di tingkat kepolisian sektor. (Kusuma/Mun)

TRENDING