Connect with us

POLITIK

Geger Pengupas Bawang, Iwan Sumule: Ada yang Sengaja Menjerumuskan Presiden

Aktualitas.id -

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem), Iwan Sumule,

AKTUALITAS.ID – Insiden salah data dalam pidato Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR/DPR berbuntut panjang. Kekeliruan informasi yang disampaikan orang nomor satu di Indonesia tersebut diduga kuat bukan sekadar kecerobohan teknis biasa, melainkan ada unsur kesengajaan.

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem), Iwan Sumule, melemparkan tudingan pedas. Ia menduga ada ‘penyusup’ di lingkaran Istana yang sengaja menyuapkan data sampah demi merusak reputasi sang Presiden di hadapan publik.

“Ada pengkhianat, yang bukan saja sekadar ingin merusak reputasi dan kredibilitas presiden, tapi sudah mengarah ingin menjatuhkan presiden,” tegas Iwan Sumule, Senin (17/8/2026).

Wakil Kepala Badan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) ini menilai wajar jika publik melontarkan kritik keras. Pasalnya, dalam pidato kenegaraan tersebut, Prabowo menyebut sosok warga bernama Ibu Susana bekerja sebagai pengupas bawang dengan penghasilan fantastis Rp700 ribu per kilogram. Padahal fakta di lapangan menunjukkan profesi aslinya adalah pemilah kain perca.

BACA JUGA  Isu Ganti Kapolri Memanas! ProDem Sebut Ada Upaya Ganggu Pemerintahan Prabowo

Iwan menegaskan bahwa forum resmi kenegaraan yang membahas anggaran dan arah kebijakan nasional haram hukumnya disusupi data keliru. Sebab, seluruh program strategis pemerintah disusun atas dasar akurasi data.

Ia pun menuding Badan Komunikasi Republik Indonesia (Bakom RI) bekerja amat buruk dan justru mempermalukan Presiden. Kinerja tim komunikasi Istana dinilai amat ganjil karena sebelumnya saluran resmi YouTube Bakom RI sendiri pernah menayangkan profil Ibu Susana sebagai penjahit kain perca, bukan pengupas bawang.

“Kan gila, sebelumnya sudah ditampilkan di media Bakom sendiri kalau dia tukang jahit, bukan pengupas bawang. Artinya, memang ada yang sengaja ingin presiden salah!” cetus Iwan. (Mun)

TRENDING