Connect with us

DUNIA

Trump Sesumbar Militer AS Tinggal Eksekusi Iran

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali melontarkan gertakan mematikan. Di tengah alotnya negosiasi diplomatik, Trump sesumbar mengklaim militer AS mampu meratakan fasilitas nuklir Iran hingga rata dengan tanah hanya dalam waktu 10 menit.

Berbicara dari resor mewahnya di Mar-a-Lago, Florida, akhir pekan lalu, Trump membanggakan operasi militer AS yang diklaimnya telah melumpuhkan kekuatan utama militer dan infrastruktur nuklir Teheran. Menurutnya, AS kini hanya tinggal melakukan “sapu bersih”.

“Kita telah melumpuhkan program nuklir mereka. Masih ada, katakanlah, satu atau dua lokasi yang harus kita tangani, tetapi kita bisa melakukannya dalam 10 menit. Jadi, kita sudah memiliki rencananya,” tantang Trump dalam pernyataannya yang dilansir pada Senin (2/11/2026).

BACA JUGA  Pentagon Akui 624 Tentara AS Terluka akibat Perang Iran

Secara spesifik, Trump membidik fasilitas bawah tanah yang dicurigai sebagai sarang nuklir Iran di kawasan Gunung Pickaxe. Meski Teheran berulang kali membantah adanya aktivitas nuklir di lokasi tersebut, Trump menganggapnya sebagai target mati yang harus segera dieksekusi. “Kita bisa melakukan semuanya dengan cepat,” cetusnya.

Sikap arogan Trump ini muncul justru saat Washington dan Teheran tengah duduk di meja perundingan dengan dimediasi oleh Qatar. Trump menegaskan AS sama sekali tidak terburu-buru mengejar kesepakatan dagang maupun diplomasi. Ia mengklaim Washington berada di atas angin karena sebagian besar armada Angkatan Laut, Angkatan Udara, serta sistem pertahanan udara Iran sudah hancur lebur oleh militer Amerika.

BACA JUGA  Persiapan Tempur: Trump Tarik Ribuan Militer AS dari Pangkalan Timur Tengah

Ketegangan memuncak ketika wartawan mencecarnya soal kepastian waktu peluncuran operasi militer baru terhadap Teheran. Trump menolak menjawab dan justru menyerang balik sang jurnalis.

“Mengapa Anda mengajukan pertanyaan sebodoh itu? Saya tidak bisa memberi tahu Anda,” ketusnya.

Terkait proses negosiasi di Qatar, Trump secara terbuka meragukan kredibilitas Teheran. Ia menuduh rezim Iran memiliki rekam jejak buruk dalam menepati janji diplomasi.

“Mereka tidak terlalu bisa diandalkan. Mereka membuat kesepakatan lalu menarik diri. Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir. Mereka ingin membuat kesepakatan, kita lihat saja nanti,” tutup Trump memberikan peringatan keras. (Mun)

TRENDING