Berita
Usai Staf Kena Corona, Raja dan Ratu Malaysia Jalani Karantina
Raja dan Ratu Malaysia dilaporkan tengah menjalani karantina selama dua pekan setelah tujuh staf Istana Negara dinyatakan terinfeksi virus corona (Covid-19). Pengawas Keuangan Rumah Tangga Kerajaan Ahmad Fadil Shamsuddin mengatakan, Raja Malaysia, Yang-di-Pertuan Agung Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah dan Ratu Malaysia, Raja Permaisuri Agung Tunku Hajah Azizah Aminah Maimunah Iskandariah telah melakukan tes […]
Raja dan Ratu Malaysia dilaporkan tengah menjalani karantina selama dua pekan setelah tujuh staf Istana Negara dinyatakan terinfeksi virus corona (Covid-19).
Pengawas Keuangan Rumah Tangga Kerajaan Ahmad Fadil Shamsuddin mengatakan, Raja Malaysia, Yang-di-Pertuan Agung Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah dan Ratu Malaysia, Raja Permaisuri Agung Tunku Hajah Azizah Aminah Maimunah Iskandariah telah melakukan tes pemeriksaan dan dinyatakan negatif virus corona.
“Yang Mulia sekarang sedang menjalani karantina mandiri selama 14 hari, yang dimulai kemarin,” kata Ahmad dalam keterangan resmi, seperti dikutip dari The Star, Kamis (26/3).
Raja dan Ratu juga disarankan untuk tidak bertemu Perdana Menteri Muhyiddin Yassin dalam rapat kabinet mingguan dan menunda agenda pemerintah lainnya sampai pandemi virus corona berakhir.
Sementara itu, ketujuh staf istana dilaporkan dalam kondisi stabil dan saat ini sedang dalam perawatan di RS Kuala Lumpur. Kementerian Kesehatan Malaysia tengah mengidentifikasi sumber penularan virus yang menginfeksi mereka.
Melansir Channel News Asia, Ahmad juga meminta staf istana dan siapapun yang melakukan kontak dengan ketujuh staf positif corona untuk menjalani pemeriksaan virus corona dan karantina mandiri.
“Untuk memastikan bahwa paparan virus dapat dikendalikan dan diatasi di Istana Negara, semua yang kontak dekat dan anggota staf yang relevan telah diinstruksikan untuk karantina selama 14 hari,” kata Ahmad.
Sejauh ini, hampir 1.800 orang di Malaysia terinfeksi Covid-19, 21 di antaranya dinyatakan meninggal dunia.
Kemenkes Malaysia telah mengantisipasi adanya peningkatan jumlah kasus di masa mendatang. Untuk itu, pemerintah memperpanjang masa penutupan wilayah (lockdown) untuk menahan penyebaran virus corona.
Pada Rabu (25/3), Muhyiddin mengumumkan kebijakan lockdown di Malaysia yang semula diberlakukan hingga 31 Maret diperpanjang hingga 14 April mendatang.
-
JABODETABEK04/11/2026 05:30 WIBBMKG: Sebagian Besar Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Rabu
-
EKBIS04/11/2026 10:30 WIBRupiah Perkasa Lawan Dolar AS Jelang Pemilu Amerika
-
POLITIK04/11/2026 06:00 WIBHabiburokhman Ungkap Dugaan Polisi Minta Rp50 Juta ke Kader Gerindra
-
EKBIS04/11/2026 09:30 WIBIHSG Anjlok Hampir 1,5 Persen
-
NASIONAL04/11/2026 05:00 WIBIJTI Usulkan Udin Bernas Jadi Pahlawan Nasional, Mensos Siapkan Proses Pengusulan
-
NUSANTARA04/11/2026 08:30 WIBBandar Sabu di Morowali Pakai AI untuk Jalankan Bisnis Haram
-
Berita04/11/2026 10:00 WIBMenko Yusril Sebut Kasus Presiden Prabowo Belum Dijerat Makar
-
OASE04/11/2026 05:00 WIBLidah Tak Dijaga? Al-Qur’an Bongkar Hukuman Mengerikan bagi Penggunjing
















