Berita
Jerman Tetapkan Ormas Islam Ansaar International Jadi Organisasi Terlarang
Pemerintah Jerman menetapkan organisasi masyarakat (ormas) Islam, Ansaar International, sebagai lembaga terlarang karena dituduh terlibat dalam membiayai aksi terorisme. Dilansir Reuters, Kamis (6/5), keputusan itu disampaikan pemerintah Jerman pada Rabu (5/5) kemarin. “Jika kita ingin memerangi terorisme maka kita harus membekukan sumber pendanaannya,” kata Menteri Dalam Negeri Jerman, Horst Seehofer. Menurut laporan yang dikutip dari […]
Pemerintah Jerman menetapkan organisasi masyarakat (ormas) Islam, Ansaar International, sebagai lembaga terlarang karena dituduh terlibat dalam membiayai aksi terorisme.
Dilansir Reuters, Kamis (6/5), keputusan itu disampaikan pemerintah Jerman pada Rabu (5/5) kemarin.
“Jika kita ingin memerangi terorisme maka kita harus membekukan sumber pendanaannya,” kata Menteri Dalam Negeri Jerman, Horst Seehofer.
Menurut laporan yang dikutip dari surat kabar Jerman, Bild, anggota kepolisian setempat menggeledah sejumlah bangunan di sepuluh negara bagian setelah organisasi itu dinyatakan terlarang.
Pada 2019, Kepolisian Jerman sempat menggeledah kantor Ansaar dan lembaga WorldWide Resistance-Help. Saat itu kedua lembaga dicurigai mendanai kegiatan kelompok milisi Hamas, yang masuk dalam daftar kelompok teroris Uni Eropa.
Menurut Seehofer, Ansaar dan lembaga yang terkait menyebarkan ajaran Salafi dan membiayai aksi teror di seluruh dunia dengan kedok bantuan kemanusiaan.
Lihat juga: Rumah Kelompok Salafi Jerman Digerebek Terkait Terorisme
Sedangkan di dalam situs, Ansaar menyatakan mereka membantu menyediakan bantuan kemanusiaan bagi para korban perang dan konflik. Kegiatannya meliputi pembiayaan untuk proyek infrastruktur seperti bangunan, rumah sakit, panti asuhan atau sekolah.
-
RIAU18/09/2026 07:30 WIBPolisi Amankan Anak 14 Tahun di Bengkalis
-
NUSANTARA18/09/2026 14:30 WIBUNRI dan Polda Riau Resmikan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan
-
EKBIS18/09/2026 09:30 WIBJelang Akhir Pekan, IHSG Tancap Gas Tinggalkan Zona Merah
-
POLITIK18/09/2026 09:00 WIBDasco: PT 5 Persen Masih Jadi Bahan Diskusi
-
JABODETABEK18/09/2026 08:30 WIB9 Kecamatan Jakarta Masuk Zona Rawan Tanah Bergerak
-
POLITIK18/09/2026 10:00 WIBWaketum PAN Buka Suara Soal Nasib Parliamentary Threshold
-
POLITIK18/09/2026 07:00 WIBPrabowo Ungkap Dugaan Tangan Asing di Balik Kerusuhan
-
POLITIK18/09/2026 14:00 WIBPDIP: Koalisi dengan Gerindra Masih Terlalu Pagi

















