NASIONAL
Prabowo Tanya Keadilan Perlakuan, Jokowi Singgung Hoaks Ratna Sarumpaet
Hukum ada mekanismenya
AKTUALITAS.ID –  Calon Presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menyinggung kasus hoaks Ratna Sarumpaet dalam Debat Pilpres putaran pertama, Kamis (17/1/2019).
Hal ini dikatakannya saat menanggapi pertanyaan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang mempertanyakan keadilan hukum di masa pemerintahan Jokowi.
Prabowo awalnya mencontohkan tentang kepala daerah yang berdeklarasi mendukung paslon nomor urut 01 tapi tidak ditangkap. Sementara, kepala daerah yang mendukung paslon 02 malah ditangkap.
“Itu tidak adil, karena menyampaikan pendapat itu dilindungi,” kata Prabowo.
Menanggapi pernyataan ini, Jokowi lantas meminta Prabowo untuk tidak asal tuduh. Pasalnya, kata Jokowi, setiap masalah hukum ada mekanismenya tersendiri.
“Ya jangan menuduh seperti itu Pak Prabowo. Karena kita ini adalah negara hukum ada mekanisme hukum yang kita lakukan,” ucap Jokowi.
Jokowi juga mengatakan bahwa jika mendapatkan kasus semacam itu, dipersilahkan untuk melapor jika ada bukti.
Jokowi pun menyindir kasus hoaks penganiayaan yang pernah menimpa Ratna Sarumpaet, salah satu juru kampanye Prabowo saat itu.
“Kalau ada bukti sampaikan saja ke aparat, jangan grasa-grusu. Misalnya jurkam Pak Prabowo katanya dianiaya, babak belur ternyata operasi plastik,” katanya.
-
FOTO03/03/2026 21:00 WIBFOTO: Presiden Prabowo Pimpin Pemakaman Mantan Wapres Try Sutrisno
-
EKBIS03/03/2026 21:31 WIBAgresi AS-Israel ke Iran Ancam Selat Hormuz dan Bab el Mandeb, Ekonomi Dunia di Ujung Risiko
-
NUSANTARA03/03/2026 17:00 WIBMie dan Teri Berformalin Ditemukan BBPOM Serang
-
POLITIK03/03/2026 20:13 WIBBahas Geopolitik Global, Prabowo Undang Mantan Presiden ke Istana
-
NASIONAL03/03/2026 10:15 WIBKPK Amankan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam Operasi Senyap
-
PAPUA TENGAH03/03/2026 19:43 WIBPemkab Mimika Terbitkan SE Bupati untuk Proteksi Kontraktor Lokal
-
EKBIS03/03/2026 16:30 WIBKolaborasi Riset Swasembada Energi, Kemdiktisaintek Gandeng MIND ID
-
NASIONAL03/03/2026 14:00 WIBEddy Ingatkan Risiko Harga Minyak Akibat Konflik Timur Tengah

















