Ganjar Dukung Audisi Bulutangkis Djarum Tetap Berjalan


Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri menyerahkan penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tahun 2019 kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Jakarta, Senin (22/4/2019). AKTUALITAS.ID /Kiki Budi Hartawan

Audisi ini salah satu ajang pencarian bibit-bibit handal di Indonesia.

AKTUALITAS.ID – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong kegiatan audisi umum beasiswa bulutangkis yang digelar oleh PB Djarum bisa tetap berjalan tiap tahun karena merupakan salah satu ajang pencarian bibit-bibit handal di Indonesia.

“Jadi kalau Djarum selama ini sudah membantu pembinaan bulutangkis, saya mendorong agar itu tetap berjalan karena itu dalam rangka mencari talenta anak-anak kita, khususnya di Jawa Tengah agar jadi ‘champions’ di badminton,” kata Ganjar di Semarang, Senin.

Menurut Ganjar, selama ini PB Djarum selaku penyelenggara audisi bulutangkis telah banyak melahirkan atlet-atlet bulutangkis dari Indonesia yang mampu menjadi juara dunia dengan melakukan pencarian bibit-bibit muda tiap tahun di beberapa wilayah.

Orang nomor satu di Jateng itu mengakui jika pembinaan atlet tidak akan cukup jika hanya mengandalkan pemerintah dan membutuhkan dukungan dari pihak swasta.

Ketika hendak meluncurkan program pembinaan atlet Jawa Tengah, maka Ganjar mencanangkan satu perusahaan satu cabang olahraga.

“Olahraga kita itu butuh dukungan swasta, kalau negara saja mengurus olahraga pasti kurang, maka kita mengajak swasta. Sudah ada swasta bagus serta melakukan terus menerus, bahkan menjadi legenda jangan dihentikan. Saya menggandeng swasta itu kesulitan, ini yang sudah ada bagus malah mau dihentikan,” ujarnya.

Ads Aktualitas

Terkait polemik antara PB Djarum dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Ganjar menyebut mesti segera diselesaikan dengan dialog karena dikhawatirkan jika berlarut-larut akan berimbas pada munculnya bibit-bibit unggul bulutangkis yang selama ini jadi cabang olahraga andalan Indonesia di ajang internasional.

“Kalau kemarin ada ‘problem’ di KPAI, yang dipersoalkan adalah gambar, mari soal desain dan ‘layoutnya’ kita bicarakan ulang, tapi bukan berarti menghentikan,” katanya.

Mengenai hal tersebut, Pemprov Jateng pun siap memfasilitasi penyelesaian masalah antara PB Djarum dengan KPAI, terlebih selama ini banyak atlet bulutangkis handal asal Jawa Tengah yang ditempa oleh PB Djarum.

Seperti diwartakan, PB Djarum mengumumkan bahwa pihaknya akan menghentikan audisi umum bulutangkis pada 2020 sehingga penyelenggaraan audisi 2019 akan menjadi tahun terakhir. [Antara/Jun]

Ads Aktualitas