Connect with us

Berita

Memutus Rantai Penularan COVID-19, Seluruh Alun-alun dan Taman di Bandung akan Ditutup

AKTUALITAS.ID – Pemerintah Kota Bandung berencana menutup fasilitas publik untuk percepatan memutus mata rantai penularan Virus Corona atau COVID-19. Kebijakan itu termasuk untuk Alun – alun Bandung, yang akan ditutup selama Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Bandung, Ema Sumarna, menjelaskan penutupan ini diberlakukan sebagai bentuk memperketat sekaligus pengawasan […]

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Pemerintah Kota Bandung berencana menutup fasilitas publik untuk percepatan memutus mata rantai penularan Virus Corona atau COVID-19. Kebijakan itu termasuk untuk Alun – alun Bandung, yang akan ditutup selama Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Bandung, Ema Sumarna, menjelaskan penutupan ini diberlakukan sebagai bentuk memperketat sekaligus pengawasan protokol kesehatan cegah COVID-19.

“Saya akan melapor ke Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung agar ruang publik di beberapa lokasi sementara untuk tidak dipakai terlebih dahulu. Semua alun-alun dan taman-taman kita tutup,” ujar Ema di Bandung, Rabu (18/11/2020).

Ema memastikan penutupan juga berlaku ruang publik selain alun-alun Bandung, yaitu Alun-alun Cicendo, Regol, Ujungberung, dan Asia-Afrika.

BACA JUGA  Update Corona di Depok 25 April: 242 Positif, 22 Sembuh, 18 Meninggal

“Saya mintakan benar – benar terjaga. Jangan dulu dipergunakan untuk warga masyarakat. Mohon maaf karena itu berpotensi menimbulkan kerumunan,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengantisipasi kenaikan kasus positif COVID-19 pada libur panjang akhir tahun 2020. Pihaknya berharap tidak ada lagi kenaikan kasus signifikan seperti libur panjang sebelumnya.

Ridwan Kamil menjelaskan, kesadaran wisatawan mentaati protokol kesehatan COVID-19 yaitu menggunakan masker, menjauhi kerumunan dan cuci tangan menjadi kunci utama untuk memutus mata rantai penularan.

“Kita ada libur panjang lagi di akhir tahun mudah-mudahan kasus tidak banyak walupun belum diputuskan (regulasi khusus),” ujar Ridwan Kamil di Bandung Jawa Barat, Selasa 17 November 2020.

BACA JUGA  Angka Pasien Sentuh 84,19 persen, Ridwan Kamil: Bandung Raya Siaga 1 Covid-19

Menurutnya, fenomena libur panjang diakui menjadi momentum kenaikan kasus yang signifikan. Selama pandemi, Jawa Barat sudah mengalami dua kali libur panjang. Keduanya menunjukkan perkembangan lonjakan kasus positif.

TRENDING