Berita
PKB Yakin Pemerintah Tak Menutup Mata Dorong Revisi UU Pemilu
AKTUALITAS.ID – Pemerintah merasa belum perlu melakukan revisi UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu). Namun DPR optimis, revisi akan digelar sebelum Pemilu 2024 berlangsung. Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKB Yanuar Prihatin optimis pada waktu yang tepat UU Pemilu akan direvisi. Pemerintah diyakini tak menutup mata dorongan revisi UU Pemilu. […]
AKTUALITAS.ID – Pemerintah merasa belum perlu melakukan revisi UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu). Namun DPR optimis, revisi akan digelar sebelum Pemilu 2024 berlangsung.
Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKB Yanuar Prihatin optimis pada waktu yang tepat UU Pemilu akan direvisi. Pemerintah diyakini tak menutup mata dorongan revisi UU Pemilu.
“Kita optimis saja, bahwa pada waktunya UU Pemilu ini akan direvisi. Pemerintah, saya kira, tidak menutup mata dengan dinamika yang terjadi di kalangan parpol dan DPR,” ujar Yanuar kepada wartawan, Rabu (22/12/2021).
Yanuar mengatakan, sikap beberapa partai politik menghendaki revisi UU Pemilu. Sebab, sebelumnya sudah ada draf revisi dari DPR. Hanya saja terhalang sikap pemerintah yang menolak revisi.
2 dari 2 halaman
“Secara jujur, beberapa parpol menghendaki ada revisi UU Pemilu. Bahkan sebelumnya sudah ada draft revisi versi DPR. Ini menunjukkan bahwa parpol setuju ada revisi,” ujarnya.
Menurut Yanuar, perlu ada perubahan subtansi dalam UU Pemilu. Misalnya, mengenai ambang batas pencalonan presiden dan ambang batas parlemen serta penetapan Daftar Pemilih dalam pemilu.
“Kenapa harus ada revisi? Beberapa substansi dalam UU Pemilu memerlukan perbaikan, penyempurnaan dan pembaruan. Seperti, presidential threshold, parlemen treshold, soal mekanisme penetapan daftar pemilih, penetapan parpol peserta pemilu, sistem informasi penghitungan suara, dan lain-lain,” ujar Yanuar.
-
NUSANTARA18/09/2026 14:30 WIBUNRI dan Polda Riau Resmikan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan
-
EKBIS18/09/2026 13:15 WIBLazada Dukung Penguatan Ekosistem Digital dan Ritel lewat JITEX 2026
-
JABODETABEK18/09/2026 13:30 WIBPolisi Tangkap Ayah yang Diduga Aniaya Seksual Anak
-
POLITIK18/09/2026 14:00 WIBPDIP: Koalisi dengan Gerindra Masih Terlalu Pagi
-
NUSANTARA18/09/2026 14:30 WIBBNPB: Karhutla Sumsel Paling Luas di 6 Provinsi
-
NASIONAL18/09/2026 16:00 WIBSumail Abdullah Dorong Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino terhadap Produksi Pangan
-
NASIONAL18/09/2026 22:00 WIBPimpin DPR: Jangan Ada Kapal Berlayar Tanpa SOP
-
POLITIK18/09/2026 13:00 WIBBahlil: PT 5 Persen Angka Ideal

















