Berita
Mendag Menjadi Narasumber pada Pembekalan Materi Rakernas LDII 2023
AKTUALITAS.ID – Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan menjadi narasumber pada pembekalan materi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) 2023 di Jakarta, Selasa (7 Nov).
Mendag mengatakan, saat ini Kementerian Perdagangan memiliki program seribu warung yang mengajak masyarakat untuk mulai berwirausaha. Strategi ini ditempuh melalui MoU dengan berbagai yayasan pendidikan dan organisasi kemasyarakatan.
Mendag berharap, dorongan pemerintah ini mampu mendorong masyarakat untuk memiliki jiwa wirausaha. Selain itu masyarakat yang mengelola warung-warung tersebut akan dapat mengembangkan kapasitas usaha mereka dan warung tumbuh menjadi lebih besar.
Pada kesempaan tersebut juga dilakukan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kemendag dan LDII tentang Sinergi Pengembangan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat. MoU tersebut ditandatangani Mendag dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat LDII, Chriswanto Santoso. MoU tersebut melingkupi upaya sinergi dalam mengembangkan kemampuan berusaha dan akses jaringan pemasaran di dalam serta luar negeri.
Mendag juga mengungkapkan, Kemendag memiliki sejumlah program peningkatan kapasitas seperti pelatihan desain kemasan, pelatihan merek, pengemasan, hingga sekolah ekspor. Mendag mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas-fasilitas tersebut dengan maksimal. (Red)
-
RIAU18/09/2026 07:30 WIBPolisi Amankan Anak 14 Tahun di Bengkalis
-
NUSANTARA18/09/2026 14:30 WIBUNRI dan Polda Riau Resmikan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan
-
EKBIS18/09/2026 09:30 WIBJelang Akhir Pekan, IHSG Tancap Gas Tinggalkan Zona Merah
-
POLITIK18/09/2026 09:00 WIBDasco: PT 5 Persen Masih Jadi Bahan Diskusi
-
JABODETABEK18/09/2026 08:30 WIB9 Kecamatan Jakarta Masuk Zona Rawan Tanah Bergerak
-
POLITIK18/09/2026 10:00 WIBWaketum PAN Buka Suara Soal Nasib Parliamentary Threshold
-
POLITIK18/09/2026 14:00 WIBPDIP: Koalisi dengan Gerindra Masih Terlalu Pagi
-
POLITIK18/09/2026 07:00 WIBPrabowo Ungkap Dugaan Tangan Asing di Balik Kerusuhan

















