DUNIA
Targetkan Penjualan Minyak dan Senjata Iran, Akan Disanksi AS
AKTUALITAS.ID – Presiden AS Donald Trump pada Selasa (24/2/2026) mengatakan bahwa dia tidak akan pernah membiarkan Iran mengembangkan senjata nuklir, sembari menuduh negara tersebut sedang mengembangkan rudal yang dalam waktu dekat dapat mencapai AS.
Kemuliaan pemerintah Amerika Serikat (AS) pada Rabu (25/2/2026) menjatuhkan sanksi terhadap lebih dari 30 individu, entitas, dan kapal yang memungkinkan penjualan minyak Iran secara “ilegal” serta mendukung produksi rudal balistik dan senjata konvensional canggih (advanced conventional weapon/ACW).
Diumumkan oleh Kantor Pengendalian Aset Asing Departemen Keuangan AS dalam sebuah pernyataan, sanksi tersebut menargetkan 12 kapal beserta masing-masing pemilik dan operatornya.
Menurut pernyataan itu, sanksi-sanksi tersebut juga menargetkan sejumlah jaringan yang memungkinkan Korps Garda Revolusi Islam Iran dan Kementerian Pertahanan serta Logistik Angkatan Bersenjata Iran dalam memperoleh bahan awal dan mesin sensitif yang diperlukan untuk memulihkan kapasitas produksi rudal balistik dan ACW serta menyebarkan kendaraan udara nirawak ke negara-negara ketiga.
Pada 2025, Pemerintah AS menjatuhkan sanksi terhadap lebih dari 875 orang, kapal, dan pesawat sebagai bagian dari kampanye “tekanan maksimum” Washington terhadap Iran.
Putaran baru pembicaraan antara AS dan Iran dijadwalkan berlangsung pada Kamis (26/2) di Jenewa dan diperkirakan akan berfokus pada program nuklir Iran, termasuk tingkat pengayaan uranium dan pencabutan sanksi.
Banyak analis mengatakan putaran pembicaraan mendatang antara AS dan Iran dapat menandai kesempatan diplomatik terakhir sebelum kemungkinan operasi militer gabungan oleh AS dan Israel terhadap Iran.
(Yan Kusuma/goeh)
-
EKBIS04/11/2026 10:30 WIBRupiah Perkasa Lawan Dolar AS Jelang Pemilu Amerika
-
EKBIS04/11/2026 09:30 WIBIHSG Anjlok Hampir 1,5 Persen
-
NUSANTARA04/11/2026 08:30 WIBBandar Sabu di Morowali Pakai AI untuk Jalankan Bisnis Haram
-
Berita04/11/2026 10:00 WIBMenko Yusril Sebut Kasus Presiden Prabowo Belum Dijerat Makar
-
EKBIS04/11/2026 09:00 WIBSetop Lewat Singapura! Menko Bahlil Klaim Kekayaan RI Tak Boleh Dinikmati Negara Lain
-
JABODETABEK04/11/2026 06:30 WIBCatat! SIM Keliling Jakarta Beroperasi Cuma Sampai Pukul 14.00 WIB
-
JABODETABEK04/11/2026 07:30 WIBPria Paruh Baya Diciduk Gegara Transaksi 202 Pil Ekstasi
-
NASIONAL04/11/2026 13:00 WIBGerak Cepat TNI, Ribuan Prajurit Merapat ke Ibu Kota?
















