NASIONAL
Ketua Komisi III DPR Tegaskan Penugasan Anggota Polri di K/L Masih Sesuai UUD 1945
AKTUALITAS.ID – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan bahwa Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 10 Tahun 2025 bersifat konstitusional dan tidak bertentangan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 114/PUU-XXIII/2025.
Menurut Habiburokhman, putusan MK tersebut tidak membatalkan keseluruhan norma Pasal 28 ayat (3) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, melainkan hanya membatalkan frasa tertentu dalam bagian penjelasan pasal.
“Putusan MK Nomor 114/PUU-XXIII/2025 hanya membatalkan frasa ‘atau tidak berdasarkan penugasan dari Kapolri’ dalam penjelasan Pasal 28 ayat (3) UU Polri,” ujar Habiburokhman, Sabtu (13/12/2025).
Habiburokhman menjelaskan, rumusan lengkap Pasal 28 ayat (3) UU Polri menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan jabatan di luar kepolisian adalah jabatan yang tidak memiliki sangkut paut dengan kepolisian atau tidak berdasarkan penugasan dari Kapolri.
Namun, frasa “jabatan yang tidak memiliki sangkut paut dengan kepolisian” sama sekali tidak dibatalkan oleh MK. Dengan demikian, masih terdapat ruang hukum bagi anggota Polri untuk ditugaskan di kementerian atau lembaga sepanjang tugas tersebut berkaitan langsung dengan fungsi kepolisian.
“Artinya, selama penugasan itu memiliki keterkaitan dengan tugas kepolisian, maka secara hukum masih dimungkinkan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Habiburokhman menegaskan bahwa tugas Polri merujuk pada Pasal 30 ayat (4) UUD 1945, yakni melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat serta menegakkan hukum.
Oleh karena itu, penugasan anggota Polri di sejumlah kementerian dan lembaga sebagaimana diatur dalam Perpol Nomor 10 Tahun 2025 dinilai tetap berada dalam koridor konstitusi apabila dilaksanakan dalam rangka menjalankan fungsi tersebut.
“Sepanjang penugasan itu dilakukan untuk melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, atau menegakkan hukum, maka jelas ada sangkut pautnya dengan tugas kepolisian,” tegasnya.
Habiburokhman menambahkan, dengan dasar tersebut, Perpol Nomor 10 Tahun 2025 tidak bertentangan dengan konstitusi maupun putusan MK, selama implementasinya tetap konsisten dengan tugas pokok dan fungsi Polri.
“Karena itu, Perpol 10 Tahun 2025 tetap konstitusional dan tidak melanggar Putusan MK,” pungkasnya. (Firmansyah/Mun)
-
DUNIA03/11/2026 18:00 WIBBayi 2 Bulan Tewas dalam Ledakan Bom Truk Kolombia
-
POLITIK03/11/2026 20:00 WIB4 RUU Prioritas DPR Masa Persidangan II 2026, Ada RUU Perampasan Aset
-
POLITIK03/11/2026 19:00 WIBPemuda LIRA Desak DPR Segera Proses Pemakzulan Gibran
-
NASIONAL03/11/2026 15:30 WIBMabes Polri Diguncang Isu Penangkapan Jenderal
-
NUSANTARA03/11/2026 14:30 WIBBMKG: Jawa Barat Diguncang 129 Kali Gempa dalam Sebulan
-
POLITIK03/11/2026 16:00 WIBDoli: Putusan MA Tak Bisa Dianggap Persoalan Biasa
-
JABODETABEK04/11/2026 05:30 WIBBMKG: Sebagian Besar Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Rabu
-
EKBIS03/11/2026 23:00 WIBSeharian Ngaspal, Ojol Cuma Bawa Pulang Rp60 Ribu
















