NUSANTARA
Isu Gubernur Riau Ditangkap KPK Dibantah, UAS: Yang Kena Itu Kadis PUPR
AKTUALITAS.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menegaskan bahwa Gubernur Riau Abdul Wahid tidak termasuk dalam pihak yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Dinas PUPR Riau.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Infokom) Provinsi Riau, Teza Darsa, mengatakan bahwa Gubernur hanya dimintai keterangan oleh penyidik KPK terkait operasi yang menjerat beberapa pejabat di dinas tersebut.
“Pemerintah Provinsi Riau berkomitmen membantu KPK dalam proses hukum terkait beberapa orang penyelenggara negara yang ditangkap tangan siang tadi,” ujar Teza Darsa, Senin (3/11/2025).
Teza menegaskan, Pemprov Riau menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan siap memberikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK.
Sementara itu, ulama Riau Ustad Abdul Somad (UAS) juga menyampaikan klarifikasi terkait kabar OTT tersebut. Dalam sebuah video singkat yang beredar, UAS menegaskan bahwa Gubernur Abdul Wahid tidak termasuk pihak yang ditangkap.
“Berita yang betul itu Kadis PUPR dan kepala UPT yang kena OTT. Gubernur Riau hanya dimintai keterangan, itu yang benar,” tegas UAS dalam video klarifikasinya.
Dengan demikian, informasi yang beredar di sejumlah media sosial mengenai penangkapan Gubernur Riau dinyatakan tidak benar. Pemprov Riau berharap masyarakat tetap tenang dan menunggu keterangan resmi dari KPK. (BAMBANG IRAWAN/DIN)
-
RIAU08/07/2026 13:45 WIBKapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Riau
-
NASIONAL08/07/2026 06:00 WIBMuzani: Presiden Berhak Tunjuk Siapa Saja Wakili Negara
-
NUSANTARA08/07/2026 08:30 WIBHeboh ASN Pandeglang Diduga LGBT
-
NASIONAL08/07/2026 13:30 WIBAnak Menkeu Bantah Tudingan Bermain Judi Lewat Polymarket
-
NASIONAL08/07/2026 12:00 WIBRieke Minta KY dan MA Periksa Dugaan Pelanggaran Etik Penanganan PK Nikita Mirzani
-
DUNIA08/07/2026 08:00 WIBBom Guncang Damaskus Saat Macron Berkunjung
-
NASIONAL08/07/2026 14:00 WIBKPK Telusuri Dugaan Asal Dana Amplop untuk Raja Juli
-
EKBIS08/07/2026 10:30 WIBRupiah Ambrol ke Rp17.987 per Dolar

















