Connect with us

NUSANTARA

Perwira Mayor TNI AL Ngamuk Hajar Kanit Polisi Sampai Pingsan di Jalanan

Aktualitas.id -

Ilustrai anggota TNI, foto: aktualitas.id -ai

AKTUALITAS.ID – Ketegangan antar aparat terjadi di Surabaya setelah seorang perwira menengah TNI Angkatan Laut (TNI AL) berpangkat Mayor berinisial MOT (40) diduga mengamuk dan melakukan penganiayaan terhadap anggota kepolisian hingga korban pingsan di lokasi kejadian.

Peristiwa yang terjadi di kawasan Tegalsari, Surabaya, Minggu (24/5/2026) dini hari itu berawal dari laporan warga terkait keributan di sebuah kafe di Jalan Dr Wahidin, yang melibatkan seorang pria yang disebut membawa senjata tajam.

Namun situasi berubah tegang ketika pengejaran berujung pada bentrok langsung antara aparat kepolisian dan oknum perwira TNI AL tersebut di Jalan MH Thamrin.

Dalam insiden itu, Kanit Samapta Polsek Tegalsari, Iptu Agus Mujiono, menjadi korban. Ia terjatuh saat mencoba menghindari situasi dan kemudian diduga dipukul oleh pelaku hingga tak sadarkan diri.

“Korban mengalami pingsan dan langsung dibawa ke RS William Booth Surabaya untuk mendapatkan perawatan,” kata Kasihumas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto, Jumat (29/5/2026).

Peristiwa ini sontak mengejutkan aparat di lokasi, hingga personel gabungan segera mengamankan situasi dan mengevakuasi korban. Sementara Mayor MOT langsung diamankan oleh petugas Garnisun dan dibawa ke Mako Gartap III/Surabaya.

Kesaksian warga menyebutkan situasi sempat kacau sebelum insiden puncak terjadi. Seorang warga mengaku melihat adanya kejar-kejaran di jalan dengan kondisi korban sipil berlumuran darah.

“Awalnya ada orang lari, sudah berdarah-darah. Lalu dikejar sampai ke arah MH Thamrin,” ujar salah satu saksi di lokasi.

Namun pihak TNI AL memberikan bantahan terkait penggunaan senjata tajam dalam insiden tersebut. Mereka menegaskan bahwa peristiwa itu murni dugaan pemukulan tanpa senjata.

“Tidak ada pembacokan, hanya pemukulan,” ujar Kabagpen AAL Letkol Laut (KH) Arief Kurnianto.

Meski sempat disebut terjadi kesepakatan damai, TNI AL menegaskan proses hukum tetap berjalan. Mayor MOT kini telah ditahan dan diperiksa oleh Polisi Militer, sementara penyelidikan motif masih terus dilakukan.

Insiden ini kini menjadi perhatian serius karena melibatkan dua institusi penegak hukum dalam satu peristiwa yang berujung pada kekerasan terbuka di ruang publik. (Kusuma/Mun)

TRENDING