NUSANTARA
BPBD Rencanakan Hujan Buatan untuk Memadamkan Kebakaran Gunung Agung
AKTUALITAS.ID – Kebakaran hutan di Gunung Agung, Kabupaten Karangasem, Bali, semakin meluas dan kini telah mencapai 145 hektar lahan terbakar. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengungkapkan bahwa kebakaran ini terutama terjadi di Hutan Lindung Munduk, dengan titik api saat ini terdeteksi tidak ada, meskipun satu titik asap kecil masih terlihat di lokasi lain.
“Kebakaran dimulai pada Minggu (13/10/2024) dan luas area yang terbakar di Hutan Lindung Munduk Pengalusan, Desa Ban, saat ini telah meluas menjadi 25 hektar. Total area terbakar saat ini mencapai 145 hektar,” kata Arimbawa dalam keterangan pers pada Jumat (18/10/2024).
Arimbawa menambahkan bahwa kebakaran terjadi di ketinggian 2000 meter di atas permukaan laut (MDPL) dan masih jauh dari tempat ibadah serta pemukiman warga. Vegetasi yang terbakar meliputi pohon cemara, pinus, dan semak belukar.
Sebagai langkah mitigasi, BPBD berencana untuk melakukan hujan buatan, meskipun proses ini masih dalam tahap perencanaan. “Kami akan melaksanakan hujan buatan jika kondisi kebakaran meluas, namun saat ini titik api atau asap sudah mulai mengecil,” jelasnya.
Kondisi sulit di lokasi kebakaran yang terjal dan cuaca panas menambah tantangan dalam upaya pemadaman, sehingga petugas belum dapat melakukan tindakan lebih lanjut untuk memadamkan api. (Damar Ramadhan)
-
DUNIA16/05/2026 08:00 WIBNetanyahu Akui Israel Kuasai Mayoritas Gaza
-
NASIONAL16/05/2026 06:00 WIBDPR Desak Infrastruktur IKN Jangan Mangkrak
-
JABODETABEK16/05/2026 06:30 WIBCatat! SIM Keliling Jakarta Buka di 5 Lokasi Hari Ini
-
NUSANTARA16/05/2026 07:30 WIBLongsor Curug Cileat Timbun 2 Wisatawan
-
NUSANTARA16/05/2026 08:30 WIBSmansa Mimika Cukur SMAN 4 Tanpa Ampun di Goldstone
-
NASIONAL16/05/2026 07:00 WIBDPR Desak Prabowo Sikat Habis Mafia Judi Online
-
NUSANTARA16/05/2026 10:30 WIBTragis! Pendaki Rinjani Meninggal di Jalur Sembalun
-
NASIONAL16/05/2026 14:00 WIBPKB: Relasi Kuasa Jadi Biang Kekerasan Seksual di Pesantren

















