EKBIS
Bulog: Serapan Jagung Tak Lepas dari Peran Polri
AKTUALITAS.ID – Direktur Pengadaan Perum Bulog, Prihasto Setyanto, menegaskan keberhasilan penyerapan jagung lokal untuk mendukung ketahanan pangan nasional sangat bergantung pada dukungan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI), terutama saat puncak panen berlangsung.
Hal ini disampaikan dalam forum Analisa dan Evaluasi (Anev) antara Bulog dan Polri yang berlangsung Senin (4/8/2025) di Jakarta, yang juga membahas strategi distribusi beras SPHP dan bantuan pangan secara nasional.
“Dukungan pengamanan dan pendampingan dari kepolisian memungkinkan kami bergerak cepat dan menjangkau sentra produksi dengan lebih efektif. Mulai dari Polda hingga Polres, bisa memperlancar serapan saat panen raya dan mencegah terhambatnya distribusi akibat kendala logistik dan keamanan.” ujar Direktur Pengadaan Perum Bulog, Prihasto Setyanto kepada Aktualitas.id, Selasa (5/8/2025) malam.
Bulog menargetkan penyerapan jagung sebanyak 1 juta ton pada 2025 sebagai pasokan utama pangan dan bahan baku pakan ternak. Keterlibatan Polri dinilai penting untuk mengamankan distribusi dari titik panen ke gudang.
“Jagung tidak boleh hilang dari radar ketahanan pangan kita. Kami ingin memastikan petani punya pasar yang jelas dan harga yang adil. Dengan pendampingan dari Polri, kami bisa bergerak lebih cepat, lebih aman, dan lebih terkoordinasi,” pungkas Prihasto Setyanto.
-
RIAU11/10/2026 11:30 WIBPergantian Kapolda Riau: Welcome and Farewell Parade Tandai Estafet Kepemimpinan
-
OASE11/10/2026 05:00 WIB1400 Tahun Lalu Al-Qur’an Sudah Jelaskan Dua Laut Bertemu Tapi Tak Bercampur
-
NUSANTARA10/10/2026 22:00 WIBJalan Nasional Jember-Banyuwangi Retak Panjang
-
NASIONAL11/10/2026 14:00 WIBBGN Tegaskan Lokasi Penemuan Jenazah Kendal Bukan Dapur SPPG
-
RIAU11/10/2026 09:30 WIBKabaharkam Polri dan TNI Perkuat Sinergi Gerakan Penanaman Sejuta Pohon di Siak Riau
-
JABODETABEK11/10/2026 05:30 WIBBMKG Prakirakan Jakarta Hujan Ringan Minggu 11 Oktober
-
JABODETABEK10/10/2026 23:00 WIBPemilik Panti Pijat Habisi Pria 56 Tahun di Jakbar
-
POLITIK11/10/2026 13:00 WIBPengamat: Pemakzulan Wapres Bisa Dilakukan Secara Individual

















