Connect with us

JABODETABEK

Bukan Pencuri Mobil! Pengemudi Fortuner yang Viral Ternyata Pelaku Narkoba

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Viral di media sosial sebuah mobil Toyota Fortuner putih dikepung dan dirusak massa di kawasan Puri Beta, Ciledug, Kota Tangerang. Banyak warga menduga pengemudinya merupakan pelaku tabrak lari atau pencuri mobil yang sedang melarikan diri.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari menegaskan pengemudi Fortuner tersebut bukan maling maupun pelaku tabrak lari seperti yang ramai beredar di media sosial. Pria itu diduga merupakan pelaku kasus narkoba yang sedang melarikan diri saat proses penangkapan.

“Yang bersangkutan merupakan diduga pelaku narkoba yang melarikan diri saat dilakukan penggerebekan,” ujar Jauhari, Sabtu (13/6/2026).

Peristiwa bermula ketika tim Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan melakukan operasi penangkapan terhadap empat terduga pelaku narkoba di kawasan Joglo, Kembangan, Jakarta Barat.

BACA JUGA  BPBD Kota Tangerang Tetap Siaga Antisipasi Hujan Lebat

Saat hendak diamankan, salah satu pelaku justru kabur menggunakan Toyota Fortuner bernomor polisi B-2432-VBE. Polisi kemudian melakukan pengejaran hingga melintasi sejumlah wilayah menuju kawasan Ciledug.

Dalam pelariannya, kendaraan tersebut disebut sempat menabrak beberapa pengendara motor sebelum akhirnya kehilangan kendali dan menghantam trotoar di kawasan Puri Beta 2.

Situasi kemudian berubah kacau setelah salah seorang warga meneriakkan kata “maling”. Teriakan itu memicu kepanikan dan kemarahan warga sekitar yang langsung berbondong-bondong mengejar kendaraan tersebut.

Dalam hitungan menit, ratusan warga mengepung Fortuner putih itu. Kaca kendaraan pecah dan pengemudi menjadi sasaran amuk massa yang mengira dirinya pelaku kejahatan jalanan.

Video pengepungan tersebut kemudian viral dan memunculkan berbagai spekulasi liar di media sosial. Sebagian menyebut pelaku merupakan tabrak lari, sementara lainnya menuding sebagai pencuri mobil.

BACA JUGA  Polisi Bongkar Peredaran Tramadol Ilegal di Tangerang

Setelah situasi berhasil dikendalikan, petugas bersama ambulans mengevakuasi pria tersebut yang mengalami luka akibat dikeroyok massa. Ia kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis sekaligus menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa informasi yang beredar di media sosial belum tentu sesuai fakta di lapangan. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpancing isu dan menyerahkan proses penegakan hukum kepada aparat yang berwenang.

Sementara itu, penyelidikan terkait dugaan keterlibatan pelaku dalam jaringan narkoba masih terus dikembangkan oleh aparat kepolisian. (Kusuma/Mun)

TRENDING