Berita
Usai Wabah Corona, Parlemen China Bakal Rapat Besar
Dewan Perwakilan Rakyat China (NPC) dilaporkan bakal menggelar sidang tahunan, setelah dua bulan tertunda akibat kebijakan penguncian wilayah (lockdown) untuk menekan pandemi virus corona. Seperti dilansir CNN, Kamis (30/4), kegiatan tersebut diperkirakan memberi pertanda bahwa China sudah berhasil mengendalikan virus corona. Seharusnya, rapat tahunan itu rutin digelar setiap Maret. Akan tetapi, pada tahun ini kegiatan […]
Dewan Perwakilan Rakyat China (NPC) dilaporkan bakal menggelar sidang tahunan, setelah dua bulan tertunda akibat kebijakan penguncian wilayah (lockdown) untuk menekan pandemi virus corona.
Seperti dilansir CNN, Kamis (30/4), kegiatan tersebut diperkirakan memberi pertanda bahwa China sudah berhasil mengendalikan virus corona. Seharusnya, rapat tahunan itu rutin digelar setiap Maret.
Akan tetapi, pada tahun ini kegiatan tersebut untuk pertama kalinya ditunda.
Kemungkinan besar sebanyak 3.000 anggota parlemen akan hadir dalam rapat tahunan tersebut, yang digelar di Balai Rakyat di ibu kota Beijing. Rapat itu akan digelar selama sepuluh hari dengan agenda pembahasan target ekonomi, pengesahan anggaran dan undang-undang.
Pemerintah kota Beijing juga memutuskan menurunkan status darurat penanganan virus corona dari tingkat satu ke tingkat dua, seusai Komisi Kesehatan Kota. Status tersebut mulai berlaku hari ini.
Komisi Kemungkinan Kota Beijing menyatakan meski tingkat status diturunkan, tetapi tindakan antisipasi dan pengendalian virus corona akan tetap berjalan.
Dampak penurunan status darurat itu adalah para pendatang dari luar Beijing kini tidak perlu lagi dikarantina selama dua pekan. Demikian juga dengan orang-orang yang menginap di hotel tidak lagi diwajibkan untuk menjalani pemeriksaan darah.
Meski begitu, pemerintah setempat tetap mewajibkan para pendatang asing untuk dikarantina selama dua pekan.
Selama 13 hari berturut-turut belum ada lagi kasus virus corona yang dilaporkan terjadi di Beijing.
-
NASIONAL13/08/2026 14:00 WIBSaid Iqbal: RUU Ketenagakerjaan Harus Transparan
-
POLITIK13/08/2026 13:00 WIBGolkar Usul Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah
-
RIAU13/08/2026 16:00 WIBBikin Prabowo Terperanjat! Laporan Kapolda Riau Bangun 110 Jembatan Panen Pujian
-
DUNIA13/08/2026 15:00 WIBKorban Ebola di Kongo Tembus 2.000 Jiwa
-
DUNIA13/08/2026 18:00 WIBMoU Damai AS-Iran Ditangguhkan
-
NASIONAL13/08/2026 20:00 WIBDasco: Targetkan RUU Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026
-
NASIONAL13/08/2026 19:00 WIBKPK Sita Emas 1,3 Kg & Rp 100 Juta usai Geledah Rumah Pemeriksa Pajak
-
JABODETABEK14/08/2026 05:30 WIBBMKG: Cuaca Jakarta Jumat Aman untuk Aktivitas

















