Berita
Hasil Quick Count Internal TKN, Jokowi-Amin Unggul di DKI Jakarta
AKTUALITAS.ID – Tim Kampanye Nasional (TKN) menegaskan jika pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin jawara di Ibu Kota DKI Jakarta. Hal ini ditegaskan Wakil Direktur Saksi TKN Lukman Edy. Menurutnya, hasil quick count internal TKN memperoleh suara 55,40 persen di DKI Jakarta. Hingga Minggu, 21 April 2019 pukul 12.00 WIB, Jokowi-Amin mengumpulkan […]
AKTUALITAS.ID – Tim Kampanye Nasional (TKN) menegaskan jika pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin jawara di Ibu Kota DKI Jakarta. Hal ini ditegaskan Wakil Direktur Saksi TKN Lukman Edy.
Menurutnya, hasil quick count internal TKN memperoleh suara 55,40 persen di DKI Jakarta. Hingga Minggu, 21 April 2019 pukul 12.00 WIB, Jokowi-Amin mengumpulkan 1.488.965 suara atau 55,40 persen.
“Dengan perolehan suara sebanyak 55,40 persen, Jokowi – Ma’ruf masih dipercaya oleh mayoritas masyarakat Jakarta karena kualitas kepemimpinannya,” ujar Lukman Edi lewat keterangan persnya.
Sementara, pasangan Prabowo-Sandi meraih 1.198.865 suara atau 44,60 persen. Hingga saat ini, jumlah suara yang masuk mencapai 2.687.830 suara atau 37,27 persen.
“Keunggulan Jokowi-Amin di Ibukota sudah sesuai ekspektasi TKN. Saat ini memang baru sebagian suara yang masuk. Tapi kami yakin Jokowi-Amin mendapatkan suara terbanyak di Jakarta,” pungkasnya. [Donny]
-
JABODETABEK03/08/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jakarta Senin 3 Agustus 2026 Resmi Dibuka
-
POLITIK03/08/2026 06:00 WIBJokowi: Target PSI Jauh Lebih Besar dari Kursi DPR
-
POLITIK03/08/2026 13:00 WIBBahlil Tegaskan Golkar Tak Akan Jadi Oposisi
-
RAGAM03/08/2026 08:30 WIBBMKG Peringatkan Ancaman DBD Meningkat saat Curah Hujan Tinggi
-
JABODETABEK03/08/2026 05:30 WIBBMKG: Sore hingga Malam Jakarta Diguyur Hujan Ringan
-
JABODETABEK03/08/2026 08:15 WIBBlackout Massal Hantam Jaksel, Jakbar hingga Tangerang
-
DUNIA03/08/2026 08:00 WIBIran: Kami Tak Pernah Minta Serangan Ditunda
-
POLITIK03/08/2026 07:00 WIBFahri Minta Peradilan Etika Jadi Benteng Antikorupsi

















