Berita
Pengamat: Ganjil-Genap Bukan Solusi Kurangi Polusi
Ganjil- genap hanya efektif untuk mengurai kemacetan bukan polusi.
AKTUALITAS.ID – Pengamat transportasi Institut Studi Transportasi (Instra) Deddy Herlambang menilai, rekayasa lalu lintas ganjil-genap berpotensi besar tidak memperbaiki kualitas udara. Sosialisasi perluasan ganjil-genap telah dimulai hari ini oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
“Kalau jumlah kendaraan tetap, polusi udara tetap sama,” kata Deddy di Jakarta, Kamis (8/8/2019).
Deddy menuturkan, aturan ganjil- genap memang efektif untuk mengurai kemacetan dan menurunkam volume kepadatan lalu lintas. Namun, menurutnya, aturan ini tidak menjamin berkurangnya volume kendaraan yang melintas di jalan-jalan Ibu Kota.
“Mereka (pengendara mobil) yang biasa berangkat siang jadi berangkat pagi, atau bisa jadi yang biasanya pergi di jam ganjil-genap jadi pergi lebih mundur,” ujar Deddy.
Selain itu, kemungkinan lainnya pengendara yang mobilnya tidak sesuai dengan aturan ganjil-genap mencari jalan alternatif atau jalan tikus. Deddy menyarankan, dibandingkan mempercepat aturan perluasan ganjil-genap lebih baik Dinas Perhubungan DKI Jakarta segera mengatur tarif parkir dan pajak tinggi untuk kendaraan bermotor baik itu roda dua maupun roda empat guna mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 pada Kamis (1/8). Dalam Ingub tersebut terdapat instruksi kepada kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk mengatasi polusi udara di Jakarta.
Pada salah satu poin, ada perencanaan untuk memperluas penerapan ganjil-genap di Jakarta. Kondisi ini dikarenakan jumlah pengguna kendaraan bermotor yang makin banyak dan dianggap berkontribusi meningkatkan polusi udara.
sumber : Antara
-
POLITIK13/10/2026 06:00 WIBPKS Belum Putuskan Prabowo 2029
-
EKBIS12/10/2026 20:00 WIBEkonom Sebut RUU Migas Berpotensi Amputasi Pertamina
-
JABODETABEK13/10/2026 05:30 WIBBMKG: Selasa Jakarta Berawan Seharian
-
POLITIK12/10/2026 19:00 WIBPKB: Prabowo Layak Pimpin Indonesia Dua Periode
-
EKBIS13/10/2026 05:00 WIBRahasia Angin Sudah Dijelaskan Al-Qur’an 14 Abad Lalu
-
POLITIK13/10/2026 11:00 WIBPAN Tegaskan Dukung Prabowo di Pilpres 2029, Cawapres Diserahkan ke Capres
-
POLITIK13/10/2026 13:00 WIBNasDem Kaji Aspirasi Daerah Sebelum Sikapi Polemik Ijazah Gibran
-
RAGAM13/10/2026 13:30 WIBIlmuwan Temukan Cara Membunuh HIV yang Bersembunyi

















